Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mulai memperkuat langkah antisipasi menghadapi ancaman kemarau panjang yang berpotensi memicu keterbatasan air bersih. Sebanyak lima lokasi sumber air disiapkan sebagai cadangan untuk memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi dalam kondisi terburuk.
Salah satu sumber air yang tengah dipersiapkan adalah Waduk Taman Makam Pahlawan (TMP) di Sungai Raya. Bupati Kubu Raya Sujiwo turun langsung meninjau proses pendalaman waduk yang menjadi bagian dari upaya mitigasi pemerintah menghadapi musim kemarau.
Sujiwo menjelaskan, air dari Waduk TMP telah melalui uji laboratorium dan dinyatakan layak untuk dikonsumsi setelah melewati proses pengolahan atau water treatment. Setelah proses pendalaman waduk rampung, Pemkab Kubu Raya akan menyiapkan mobil pengolahan air sebelum air tersebut didistribusikan kepada masyarakat.
“Kalau untuk Kubu Raya, sumber baku air minum sampai saat ini masih sangat aman. Ini salah satu mitigasi ketika terjadi kondisi yang terburuk,” tegas Sujiwo, Minggu (13/09/2026).
Selain Waduk TMP, pemerintah menyiapkan dua waduk di kawasan Pasgat serta satu lokasi sumber air di kawasan Hose. Seluruh titik tersebut diproyeksikan menjadi sumber air alternatif yang dapat digunakan apabila kemarau berlangsung lebih lama dan kebutuhan air masyarakat meningkat.
Dengan menyiapkan lima titik sumber air, Pemkab Kubu Raya tidak hanya mengandalkan satu lokasi dalam menghadapi potensi krisis air. Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk kesiapsiagaan pemerintah agar distribusi air dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Sujiwo turut mengapresiasi respons cepat Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I yang mengirimkan excavator untuk membantu proses pendalaman Waduk TMP.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik serta mengajak seluruh unsur pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat untuk bersama-sama menghadapi musim kemarau melalui semangat gotong royong.
“Jangan sampai terjadi tragedi kemanusiaan karena masyarakat tidak mendapatkan air minum dan air bersih,” ujarnya. (**)
