Jembatan Perintis Garuda Hadirkan Akses Baru bagi Warga Dusun Sepatah

Kehadiran Jembatan Perintis Garuda di Desa Aur Sampuk, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, membawa harapan baru bagi masyarakat Dusun Sepatah. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar akses dan mobilitas warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Keberadaan jembatan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Pemerintah desa bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, hingga guru dan murid SD Sepatah turut hadir dalam kegiatan di sekitar Jembatan Perintis Garuda, Senin (28/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Aur Sampuk Ruspiandi, Kepala Dusun Sepatah Sahril, perangkat desa, warga, Linmas, Babinsa Sertu Juntino, tokoh adat, tokoh agama serta para guru dan murid SD Sepatah.

Jembatan Perintis Garuda tidak hanya menjadi penghubung antarlokasi, tetapi juga diharapkan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi. Akses yang lebih baik juga menjadi manfaat penting bagi anak-anak dalam perjalanan menuju sekolah.

Bagi masyarakat pedesaan, keberadaan infrastruktur penghubung memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran mobilitas. Kemudahan akses diharapkan dapat membantu warga membawa hasil pertanian maupun memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.

Dandim 1210/Landak Letkol Inf Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P., mengatakan, pembangunan infrastruktur yang mampu membuka akses masyarakat memiliki arti penting, khususnya bagi wilayah yang membutuhkan konektivitas antarkawasan.

“Jembatan bukan hanya sekadar sarana penghubung secara fisik, tetapi juga menjadi penghubung aktivitas, pendidikan, perekonomian dan kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, kami menyambut baik semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan Jembatan Perintis Garuda ini,” ujar Dandim.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut perlu dijaga dan dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

TNI melalui jajaran kewilayahan, lanjutnya, akan terus membangun komunikasi dan kebersamaan bersama pemerintah desa serta masyarakat dalam mendukung berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi kepentingan warga.

Kehadiran Jembatan Perintis Garuda sekaligus menjadi gambaran pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah desa dan unsur kewilayahan dalam mendukung pembangunan di daerah. Dengan akses yang semakin terbuka, masyarakat Dusun Sepatah diharapkan dapat lebih mudah menjalankan aktivitas pendidikan, sosial maupun perekonomian. (Pendim 1210/Landak)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak