Kodim 1202/Singkawang Perkuat Patroli Karhutla, Titik Api di Sedau Berhasil Dipadamkan

Kodim 1202/Singkawang bersama tim gabungan terus meningkatkan upaya penanganan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Singkawang. Langkah tersebut dilakukan melalui pemadaman, pendinginan, patroli, serta pemantauan di sejumlah kawasan yang dinilai rawan terjadi kebakaran.

Pada Rabu (30/09/2026), tim gabungan bergerak menangani titik api yang ditemukan di lahan kosong kawasan Gang Bersama RT 063, Bokmakong, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan. Dari hasil pengecekan di lapangan, area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar ±2 hektare.

Kondisi lahan yang dipenuhi ilalang, pakis, semak belukar, dan kayu-kayu kecil serta berada di atas tanah gambut membuat proses pemadaman harus dilakukan secara hati-hati. Selain memadamkan api yang terlihat, personel juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Penanganan dipimpin Pelda Tyarlis Sri Budianto dari Kodim 1202/Singkawang bersama personel Koramil 02/Sks yang dipimpin Peltu Kemal, personel Yon TP 839/SA BKO dipimpin Letda Inf Ahmad Eko Santoso, Lanud Harry Hadisoemantri, serta MPA Kelurahan Sedau.

Dengan dukungan satu unit mobil Damkar Kodim dan dua mesin pompa air Koramil 02/Sks, tim gabungan melakukan pemadaman dan melokalisasi area terdampak dengan memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar lokasi.

Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 15.00 WIB, api berhasil dipadamkan. Meski demikian, tim masih menemukan bara dan asap di sejumlah bagian lahan akibat karakteristik tanah gambut. Karena itu, proses pendinginan dan pemantauan tetap dilakukan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Selain penanganan di Kelurahan Sedau, langkah pencegahan juga dilakukan di wilayah lain. Di Kelurahan Mayasopa, Kecamatan Singkawang Timur, Babinsa Sertu Ismail bersama empat personel YTP 839/SA BKO Koramil 04/Skt yang dipimpin Serda Ricad melaksanakan ground check pada lahan terdampak Karhutla seluas sekitar ±150 hektare.

Hasil pengecekan di lokasi tersebut menunjukkan tidak ditemukan api maupun asap.

Sementara itu, patroli turut dilaksanakan di Kelurahan Sungai Rasau dan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara. Personel Koramil 1202-03/Skh bersama lima personel Satgas BKO yang dipimpin Serda Jehan melakukan pemantauan guna memastikan kondisi wilayah tetap aman dari potensi Karhutla.

Dari hasil patroli, tidak ditemukan hotspot maupun aktivitas masyarakat yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran lahan.

Komandan Kodim 1202/Singkawang Letkol Arh Muhammad Ivan Juniar, S.I.P., menegaskan bahwa penanganan Karhutla tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Menurutnya, pemantauan dan pendinginan menjadi bagian penting untuk memastikan api tidak kembali muncul.

“Begitu ditemukan titik api, langkah utama adalah segera melakukan pemadaman dan mencegah api meluas. Setelah api padam, pemantauan dan pendinginan harus tetap dilakukan, terutama pada lahan gambut yang masih menyimpan bara di dalam tanah,” tegasnya.

Dandim juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terlebih pada kondisi musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko meluasnya kebakaran.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah Karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar dan segera laporkan apabila menemukan titik api. Pencegahan sejak dini jauh lebih penting agar kebakaran tidak meluas dan mengancam lingkungan maupun permukiman warga,” ujarnya.

Kodim 1202/Singkawang bersama unsur terkait akan terus meningkatkan patroli, monitoring, pemadaman, dan pendinginan di wilayah rawan Karhutla. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan di wilayah Kota Singkawang. (Pendim 1202/Skw)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak