Peningkatan kualitas hunian warga terus menjadi perhatian Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1209/Bengkayang. Personel TNI bersama masyarakat kini melanjutkan pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Sugeng di Dusun Sebujit Baru, Desa Hli Buei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kamis (22/10/2026).
Pada tahap ini, pengerjaan difokuskan pada plesteran dinding serta pembuatan lantai teras. Kedua bagian tersebut menjadi elemen penting dalam penyempurnaan bangunan agar hunian dapat memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi Bapak Sugeng dan keluarganya.
Sejak kegiatan dimulai, personel Satgas TMMD dan warga setempat tampak saling membantu menyelesaikan pekerjaan. Ada yang menyiapkan adukan semen, memindahkan material bangunan, hingga merapikan permukaan dinding dan mengerjakan lantai teras.
Kerja sama tersebut mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD. Melalui keterlibatan bersama, pekerjaan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan selesai sesuai jadwal yang telah direncanakan.
Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kerapian serta kualitas hasil akhir. Satgas TMMD juga berupaya memanfaatkan waktu kerja secara optimal dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan situasi di lapangan.
Bagi Bapak Sugeng, pembangunan rumah melalui program TMMD menjadi harapan untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak. Kemajuan pengerjaan yang terus terlihat menjadi bagian dari upaya mewujudkan hunian yang lebih baik bagi keluarganya.
Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Satgas TMMD ke-130 Kodim 1209/Bengkayang, Kapten Inf Hendro, menyampaikan bahwa pembangunan RTLH merupakan salah satu sasaran fisik yang dilaksanakan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Siding.
Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara percepatan pengerjaan dan kualitas bangunan. Dengan demikian, hasil pembangunan diharapkan dapat memberikan manfaat optimal bagi warga penerima bantuan.
Program TMMD ke-130 tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki kondisi fisik rumah dan infrastruktur desa, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian sosial melalui keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pembangunan.
Kebersamaan antara personel TNI dan warga selama pengerjaan rumah Pak Sugeng menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Hubungan yang terjalin melalui kerja bersama diharapkan terus terpelihara, bahkan setelah program TMMD berakhir.
Dengan berlanjutnya pengerjaan plesteran dinding dan lantai teras, pembangunan rumah Bapak Sugeng diharapkan dapat mencapai tahap penyelesaian sesuai target. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan Kabupaten Bengkayang. (Pendim 1209/Bky)
