Kepala Staf Kodam XII/Tanjungpura (Kasdam XII/Tpr), Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Lapangan Tidayu, Makodam XII/Tpr, Rabu (28/10/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dengan diikuti prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI di wilayah Garnisun Pontianak.
Dalam upacara tersebut, Kasdam XII/Tpr membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, yang menyoroti pentingnya pembangunan manusia dan penguatan karakter sebagai fondasi kemajuan bangsa. Menurut amanat tersebut, kemajuan Indonesia tidak cukup hanya ditopang oleh infrastruktur, kecanggihan teknologi, maupun kekayaan sumber daya alam, tetapi juga harus disertai kualitas karakter dan kepedulian antarsesama.
“Kemajuan sejati dimulai dari manusia, dari karakter, dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama,” ujar Brigjen TNI Bambang Sujarwo saat membacakan amanat Menpora.
Lebih lanjut, amanat tersebut menggarisbawahi tiga karakter utama yang perlu dimiliki generasi penerus bangsa, yakni patriotisme, kegigihan, dan empati. Patriotisme harus diwujudkan melalui pengabdian serta tindakan nyata bagi bangsa dan negara. Kegigihan menjadi modal untuk menghadapi berbagai tantangan, sedangkan empati diperlukan agar setiap langkah kemajuan tetap berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.
Kasdam menegaskan bahwa semangat kebangsaan harus berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. Menurutnya, keberanian membela bangsa dan ketangguhan menghadapi kesulitan akan memiliki makna lebih besar apabila disertai nurani dan perhatian terhadap sesama.
“Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya, dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini, Kasdam XII/Tpr mengajak seluruh prajurit dan ASN di jajaran Kodam XII/Tpr untuk terus meningkatkan semangat pengabdian, mengembangkan kemampuan diri, serta bekerja keras demi memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun generasi yang tidak hanya berani mengambil peran kepemimpinan, tetapi juga memiliki kerendahan hati untuk melayani dan membantu masyarakat.
“Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani. Generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya. Jadikanlah setiap ilmu, setiap karya, dan setiap pengorbanan sebagai bukti cinta kita kepada Indonesia,” ajak Brigjen TNI Bambang Sujarwo.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, semangat persatuan diharapkan terus tumbuh dan diwujudkan dalam tindakan nyata. Bagi prajurit dan ASN TNI, nilai patriotisme, ketangguhan, dan kepedulian menjadi landasan untuk memperkuat pengabdian kepada bangsa sekaligus menjaga semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. (Pendam XII/Tpr)

