Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Koramil 1210-04/Sengah Temila dengan meningkatkan patroli dan pemantauan di sejumlah wilayah yang dinilai rawan. Kegiatan tersebut menyasar wilayah Kecamatan Sengah Temila dan Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak, Selasa (6/10/2026).
Patroli dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan menyisir sejumlah kawasan rawan Karhutla, salah satunya Dusun Nangka, Desa Saham, Kecamatan Sengah Temila.
Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat yakni Sertu Achmad Zaiful Rizal, Babinsa Serda Hendra Sutrisno, dan Praka Angsori. Para personel menggunakan sepeda motor serta dilengkapi alat pelindung diri (APD) Karhutla sebagai bagian dari kesiapsiagaan selama melaksanakan pemantauan di lapangan.
Sebelum melaksanakan patroli, personel terlebih dahulu mengikuti apel guna memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung. Setelah itu, tim bergerak menyusuri sejumlah titik yang memiliki potensi kerawanan kebakaran sekaligus mengamati kondisi vegetasi dan lingkungan di sepanjang jalur patroli.
Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Edukasi tersebut menjadi salah satu langkah pencegahan untuk menekan potensi terjadinya Karhutla, khususnya saat kondisi lingkungan masih berisiko terhadap kebakaran.
Hasil pemantauan di sejumlah lokasi menunjukkan situasi wilayah dalam kondisi aman dan terkendali. Selama patroli berlangsung, personel tidak menemukan adanya titik api maupun hotspot.
Dandim 1210/Landak Letkol Inf Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P., mengatakan patroli dan pemantauan akan terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk mendeteksi potensi Karhutla sedini mungkin.
“Patroli ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan. Kami akan terus melakukan pemantauan dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan,” tegasnya. (Pendim 1210/Landak)
Ia menambahkan, peran serta masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan Karhutla. Masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila menemukan adanya tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani dengan cepat dan tidak meluas.
