Upaya menghadirkan fasilitas umum yang layak bagi masyarakat terus dilakukan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1209/Bengkayang. Salah satu sasaran pembangunan yang kini memasuki tahap akhir adalah fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) di kawasan Rumah Adat, Dusun Sebujit Baru, Desa Hli Buei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Rabu (28/10/2026).
Pengerjaan pada tahap finishing difokuskan pada pengecatan bangunan untuk menyempurnakan hasil pembangunan. Tahapan ini dilakukan agar fasilitas MCK memiliki tampilan yang lebih rapi dan bersih, sekaligus mendukung kenyamanan masyarakat saat menggunakannya nanti.
Keberadaan MCK di kawasan Rumah Adat memiliki arti penting bagi warga setempat. Selain menjadi pusat kegiatan adat, lokasi tersebut juga digunakan untuk berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan yang melibatkan warga maupun pengunjung. Karena itu, ketersediaan sarana sanitasi yang memadai diharapkan dapat menunjang kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, personel Satgas TMMD bekerja dengan semangat dan ketelitian agar setiap tahapan pembangunan dapat diselesaikan dengan baik. Dukungan masyarakat melalui semangat gotong royong turut menjadi bagian dari proses pengerjaan fasilitas tersebut.
Pengecatan bangunan tidak hanya bertujuan memperindah tampilan, tetapi juga membantu melindungi permukaan dinding dari pengaruh cuaca. Dengan penyelesaian yang baik, fasilitas MCK diharapkan dapat digunakan secara optimal dan memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menunjang kebutuhan warga.
Masyarakat Dusun Sebujit Baru menyambut positif pembangunan sarana sanitasi tersebut. Fasilitas ini diharapkan memberikan kemudahan bagi warga ketika melaksanakan kegiatan adat, pertemuan masyarakat, maupun berbagai aktivitas lain di kawasan Rumah Adat.
Melalui program TMMD ke-130, Kodim 1209/Bengkayang terus berupaya membantu memenuhi kebutuhan fasilitas umum yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Pembangunan MCK ini juga mencerminkan upaya TNI dalam mendukung peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga, khususnya di wilayah perbatasan.
Dengan semakin dekatnya penyelesaian pembangunan, fasilitas MCK tersebut diharapkan segera dapat dimanfaatkan setelah seluruh pekerjaan rampung. Pemeliharaan secara bersama oleh masyarakat juga menjadi faktor penting agar sarana yang telah dibangun dapat terus berfungsi dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. (Pendim 1209/Bky)
