Antusiasme pecinta olahraga motor trail mewarnai gelaran Singkawang Trail Wisata 2026 di Pantai Pak Lotay, Pasir Panjang, Kota Singkawang, Sabtu (24/10/2026). Sebanyak 1.100 rider dari berbagai daerah, termasuk peserta mancanegara, ambil bagian dalam kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Pemerintah Kota Singkawang dan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., secara resmi membuka kegiatan tersebut sekaligus melepas para peserta untuk menaklukkan lintasan yang telah disiapkan panitia. Tidak hanya menghadiri seremoni pembukaan, Krisantus juga turut menjajal jalur motor trail bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang.
Kehadiran ribuan peserta menjadi bukti tingginya minat masyarakat terhadap olahraga otomotif sekaligus membuka peluang pengembangan wisata berbasis alam di Kalimantan Barat. Peserta yang datang dari berbagai wilayah di dalam dan luar provinsi, bahkan dari luar negeri, turut memberikan nilai tambah bagi promosi destinasi wisata daerah.
Krisantus menyampaikan apresiasi kepada seluruh rider dan panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai peningkatan jumlah peserta menunjukkan bahwa kegiatan wisata motor trail memiliki daya tarik yang besar dan berpotensi dikembangkan menjadi agenda unggulan daerah.
“Ini luar biasa. Kemarin di Sanggau pesertanya sekitar 800 orang, sedangkan sekarang di Singkawang mencapai 1.100 orang. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rider yang telah datang untuk memeriahkan kegiatan ini,” ujarnya.
Menurut Krisantus, partisipasi peserta dari luar negeri, termasuk Tiongkok dan Thailand, menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan potensi wisata Kalimantan Barat kepada khalayak yang lebih luas. Dengan pengelolaan yang baik dan penyelenggaraan yang semakin berkualitas, kegiatan serupa diyakini mampu menarik lebih banyak wisatawan pada masa mendatang.
Ia berharap wisata motor trail dapat dikembangkan secara berkelanjutan melalui penyelenggaraan kegiatan serupa di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Dengan demikian, setiap daerah memiliki kesempatan untuk menampilkan keunggulan alam dan destinasi wisatanya melalui kegiatan olahraga yang diminati berbagai kalangan.
“Saya ingin wisata alam menggunakan motor trail menjadi salah satu kegiatan olahraga dan pariwisata di Kalimantan Barat. Ke depan, saya berharap kabupaten dan kota lainnya juga menyelenggarakan kegiatan serupa dengan kualitas yang semakin baik dan jumlah peserta yang terus meningkat,” ungkapnya.
Lebih jauh, Krisantus mendorong agar Singkawang Trail Wisata dapat berkembang menjadi event bertaraf internasional. Menurutnya, potensi alam Kalimantan Barat yang beragam dapat menjadi modal penting untuk menghadirkan kegiatan wisata petualangan yang mampu bersaing dan menarik perhatian peserta dari berbagai negara.
Ia juga menekankan bahwa olahraga motor trail bukan sekadar sarana menyalurkan hobi, melainkan aktivitas yang membutuhkan keterampilan teknis, kondisi fisik yang prima, konsentrasi, serta ketangguhan dalam menghadapi beragam medan.
Meski demikian, seluruh peserta diingatkan agar tidak mengabaikan aspek keselamatan. Kepatuhan terhadap arahan panitia, penguasaan kendaraan sesuai kemampuan, serta sikap saling menghormati di lintasan menjadi hal penting yang harus diperhatikan selama kegiatan berlangsung.
“Motor trail merupakan olahraga yang mengasah keterampilan, kemampuan fisik, dan keberanian. Namun, keberanian harus tetap disertai tanggung jawab dan perhatian terhadap keselamatan,” tegasnya.
Krisantus turut mengingatkan para rider agar memahami bahwa keberhasilan dalam olahraga tidak semata-mata ditentukan oleh kecepatan atau keberanian mengambil risiko. Disiplin dan kemampuan menjaga keselamatan diri maupun peserta lain merupakan bagian penting dari semangat berolahraga.
“Berani bukan berarti nekat. Tangguh bukan berarti mengabaikan keselamatan. Menjadi pemenang bukan berarti harus mengalahkan orang lain dengan segala cara,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Kalbar juga mengapresiasi kreativitas para peserta dalam merawat dan memodifikasi kendaraan. Sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas tersebut, ia menyampaikan rencana pemberian hadiah sebesar Rp5 juta bagi pemilik motor yang dinilai paling menarik dari segi kerapian, kebersihan, keindahan, dan keunikan.
“Nanti saya berikan hadiah Rp5 juta. Saya minta panitia melaporkan motor yang paling indah, bersih, rapi, dan unik untuk saya nilai,” tutupnya.
Penyelenggaraan Singkawang Trail Wisata 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara olahraga, pariwisata, dan promosi potensi daerah. Selain menjadi ruang silaturahmi bagi komunitas motor trail, kegiatan ini juga berpeluang mendorong pergerakan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kunjungan, penggunaan jasa lokal, serta aktivitas usaha di sekitar lokasi acara.
Dengan dukungan pemerintah daerah, komunitas, panitia, dan masyarakat, Kalimantan Barat diharapkan mampu mengembangkan wisata petualangan sebagai salah satu daya tarik unggulan. Ambisi menjadikan Singkawang Trail Wisata sebagai event internasional pun menjadi peluang untuk memperluas promosi pariwisata sekaligus memperkenalkan kekayaan alam Kalimantan Barat ke tingkat global. (wnd/ica) (Adpim Prov Kalbar)
