Upaya menghadirkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat terus dilakukan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Kodim 1209/Bengkayang. Salah satu sasaran pembangunannya adalah rehabilitasi rumah milik Alponsius Anyep di Dusun Sebujit Baru, Desa Sali Buie, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang.
Memasuki Selasa (3/11/2026), pengerjaan rumah yang masuk dalam kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut berlanjut pada tahap pembangunan pondasi teras. Personel Satgas TMMD bersama warga setempat terlibat langsung dalam pengerjaan untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana.
Pemasangan pondasi menjadi salah satu bagian penting dalam penyempurnaan bangunan. Struktur dasar tersebut dipersiapkan untuk menopang teras agar dapat digunakan dengan baik serta menunjang ketahanan konstruksi rumah.
Suasana gotong royong terlihat selama proses pengerjaan. Prajurit TNI dan masyarakat saling membantu dalam menyiapkan material maupun menyelesaikan pekerjaan di lokasi. Keterlibatan warga menjadi bagian dari semangat kebersamaan yang mewarnai pelaksanaan program TMMD.
Bagi Alponsius Anyep dan keluarganya, rehabilitasi rumah tersebut membawa harapan untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih nyaman. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh personel Satgas TMMD Kodim 1209/Bengkayang bersama masyarakat sekitar.
Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membantu memperbaiki kondisi bangunan, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan pembangunan di lingkungan mereka.
Kodim 1209/Bengkayang melalui pelaksanaan program TMMD menargetkan pengerjaan RTLH tersebut dapat diselesaikan sesuai jadwal dengan tetap memperhatikan kualitas hasil pembangunan. Setiap tahapan dikerjakan agar rumah yang direhabilitasi dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima bantuan.
Rehabilitasi rumah Alponsius Anyep menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas tempat tinggal masyarakat di wilayah Kecamatan Siding. Program ini juga memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara TNI dan warga dapat berperan dalam menjawab kebutuhan pembangunan di tingkat desa.
Melalui semangat kebersamaan tersebut, TMMD ke-130 diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan budaya gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan Kabupaten Bengkayang. (Pendim 1209/Bky)
