Kultum Subuh di Masjid Ibnu Taimiyah Melawi, Gubernur Ria Norsan Ajak Tinggalkan Jejak Ilmu dan Amal


MELAWI – Jamaah Subuh di Masjid Ibnu Taimiyah mengikuti kultum penuh makna yang disampaikan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Selasa (24/2/2026). 

Dalam suasana khusyuk, Gubernur mengingatkan pentingnya memanfaatkan usia yang terbatas untuk meninggalkan warisan kebaikan berupa ilmu dan amal yang bermanfaat bagi sesama.

Ia menyampaikan bahwa usia manusia pada umumnya berada di kisaran 60 hingga 70 tahun. Oleh karena itu, setiap orang diingatkan untuk memohon umur panjang yang diberkahi, sekaligus terus meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak, terutama ketika memasuki usia lanjut.

“Jangan sampai usia bertambah, tetapi kualitas diri justru menurun. Semakin bertambah umur, seharusnya semakin baik ibadah dan perilaku kita,” pesannya kepada jamaah.

Dalam tausiyahnya, Gubernur juga mengutip pesan ulama sufi Jalaluddin Rumi yang mengajarkan pentingnya menjaga sikap dan tidak menyakiti hati sesama sebelum ajal menjemput. Ia kemudian menegaskan tiga amalan yang pahalanya akan terus mengalir meskipun seseorang telah wafat, yakni ilmu yang bermanfaat, infaq dan sedekah, serta anak yang saleh.
Ilmu yang bermanfaat, menurutnya, ibarat cahaya matahari yang terus menerangi tanpa henti. 

“Jika kita memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik, ajarkan kepada anak cucu agar pahala kebaikan itu terus mengalir,” ujarnya.


Sementara terkait infaq dan sedekah, Gubernur mengingatkan pesan Al-Qur’an dalam Surah Al-Baqarah ayat 254 yang menyeru umat untuk menyisihkan rezeki di jalan Allah sebelum datang hari di mana tidak ada lagi kesempatan beramal selain apa yang telah diperbuat.

Menutup kultum Subuh berjamaah, Gubernur berharap ilmu, jabatan, dan amanah yang dimiliki para pemimpin maupun masyarakat dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan orang banyak, sehingga meninggalkan nama baik dan jejak kebaikan yang dikenang.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyerahkan bantuan kepada jamaah berupa 100 sarung, 50 mukena, serta 25 Al-Qur’an sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di Kabupaten Melawi. (rfa/ica) (Adpim Prov Kalbar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak