Pastikan Internal Bersih, Polda Kalbar Gelar Tes Urine Mendadak Personel Ditresnarkoba


Polda Kalimantan Barat kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi peredaran narkotika, tidak hanya ke masyarakat luas, tetapi juga dengan memperketat pengawasan di internal institusi. Wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan melalui pemeriksaan urine mendadak terhadap puluhan personel Direktorat Reserse Narkoba, Rabu (25/2/2026).

Pemeriksaan yang dilaksanakan di Mako Ditresnarkoba Polda Kalbar ini dilakukan oleh Bidpropam Polda Kalbar bekerja sama dengan Biddokkes Polda Kalbar. Langkah tersebut menjadi bagian dari deteksi dini sekaligus upaya mitigasi terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri.

Kabid Humas Polda Kalbar, Bambang Suharyono, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan perintah langsung Kapolda Kalbar sebagai bentuk pengawasan melekat terhadap personel, khususnya yang bertugas di garis depan pemberantasan narkotika.

“Pemeriksaan urine ini merupakan instruksi Bapak Kapolda sebagai langkah pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polda Kalbar. Kami ingin memastikan seluruh personel Ditresnarkoba memiliki integritas tinggi dan benar-benar bersih dari zat terlarang,” tegasnya.


Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan enam parameter narkotika, meliputi Amphetamine, Methamphetamine, Cocaine, THC/Mariyuana, Morphine/Opiate, dan Benzodiazepine.

Seluruh Personel Dinyatakan Negatif

Dari total 81 personel yang terdata, sebanyak 79 personel menjalani tes urine langsung di lokasi. Sementara dua pejabat utama, yakni Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Deddy Supriadi dan Kompol Edy Haryanto, telah lebih dahulu melaksanakan tes urine pada kegiatan Rapat Pimpinan Polda Kalbar.

“Hasil pemeriksaan yang kami terima dari Bidpropam dan Biddokkes menunjukkan seluruh personel yang menjalani tes hari ini dinyatakan negatif dari seluruh jenis narkotika yang diuji,” ungkap Bambang.

Ia menambahkan, bagi personel yang belum mengikuti pemeriksaan karena alasan dinas, sakit, maupun pendidikan, akan tetap dilakukan tes urine susulan secara mendadak.

“Tidak ada pengecualian. Seluruh personel wajib menjalani pemeriksaan sebagai bentuk komitmen bersama menjaga marwah institusi,” pungkasnya.

Melalui langkah preventif ini, Polda Kalbar berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri sebagai institusi yang profesional, berintegritas, dan konsisten dalam memberantas tindak pidana narkotika, dimulai dari pembenahan internal. (Humas Polda Kalbar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak