Pemerintah Kabupaten Ketapang memastikan pembangunan fisik RS Pratama Sandai telah selesai sepenuhnya dan menargetkan rumah sakit tersebut mulai beroperasi pada pertengahan 2026.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan fisik utama telah rampung. Pada tahun 2026, pemerintah daerah akan melanjutkan pembangunan fasilitas tambahan berupa ruang radiologi untuk menunjang pelayanan medis.
“Saat ini proses perizinan operasional sedang berjalan melalui dinas terkait, termasuk Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup,” jelasnya, Selasa (24/2/2026).
Ia berharap seluruh tahapan perizinan dapat diselesaikan pada awal 2026 sehingga peresmian dan operasional rumah sakit dapat dilakukan sesuai rencana.
Sambil menunggu proses administrasi, pemerintah daerah juga terus melengkapi kebutuhan sarana dan prasarana, seperti pengadaan alat kesehatan, penyiapan tenaga medis, dokter, serta tenaga pendukung lainnya.
RS Pratama Sandai nantinya akan memperluas akses layanan kesehatan, terutama rawat inap, bagi masyarakat Kecamatan Sandai dan wilayah sekitar seperti Hulu Sungai, Sungai Laur, Simpang Dua, Tayap, hingga Simpang Hulu.
Menurut Bupati, kehadiran rumah sakit ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang berkeadilan melalui peningkatan kualitas layanan publik dan penguatan sumber daya manusia di Kabupaten Ketapang.
Dengan beroperasinya RS Pratama Sandai, diharapkan masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau, cepat, dan berkualitas. (Prokopim Ketapang)

