Safari Ramadan di Mempawah, Gubernur Ria Norsan Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi dan Dorong Peningkatan IPM serta Infrastruktur

 

MEMPAWAH - Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., melakukan kunjungan kerja dalam rangka Safari Ramadan 1447 H di Kabupaten Mempawah, Sabtu (28/2/2026). Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas perkembangan signifikan Mempawah sekaligus memberikan arahan strategis untuk kemajuan daerah ke depan.

Ria Norsan mengenang masa awal bertugas di Kalimantan Barat pada 2009, saat Mempawah masih dianggap sebagai wilayah persinggahan bagi masyarakat yang bepergian dari Pontianak ke Singkawang. Perubahan besar mulai terlihat setelah pergantian nama dari Kabupaten Pontianak menjadi Mempawah pada 2014 dan hadirnya Pelabuhan Kijing, yang menjadi motor penggerak ekonomi baru.

“Mempawah kini tidak lagi seperti dulu. Dengan Pelabuhan Kijing, Mempawah dikenal di seluruh Indonesia dan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kalimantan Barat,” ujarnya.

Meski pertumbuhan ekonomi positif, Gubernur menekankan pentingnya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Ia mendorong kolaborasi dengan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pendidikan nonformal seperti Paket A, B, dan C, serta penurunan angka kemiskinan melalui sinergi pemerintah kabupaten dan provinsi.

Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi untuk mendukung pembangunan Mempawah, termasuk renovasi aula dan fasilitas olahraga (GOR), serta peningkatan infrastruktur air bersih. Ia pun memuji konsistensi Mempawah dalam mencetak qori dan qoriah berprestasi, sehingga daerah ini dijuluki “daerah para wali” dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi.

Bupati Mempawah, Erlina, menambahkan bahwa Mempawah kini bukan lagi daerah penunjang, melainkan “Cermin Wajah Kalimantan Barat” seiring hadirnya Pelabuhan Kijing. Hal ini diperkuat dengan pengumuman investasi proyek Groundbreaking Smelter Grade Alumina (SGA) tahap kedua senilai Rp104 triliun, yang diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan.

Selain sektor industri, Pemkab Mempawah juga fokus pada peningkatan kualitas SDM, termasuk pembangunan Sekolah Garuda senilai Rp700 miliar dan program Sekolah Rakyat untuk anak-anak kurang mampu. Gubernur menekankan pentingnya menumbuhkan minat belajar dan integritas agar generasi muda Mempawah tidak hanya menjadi penonton dalam pesatnya pembangunan.

Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas perbaikan infrastruktur jalan. Pemkab Mempawah menyambut dukungan Pemprov terkait pengalihan status beberapa ruas jalan menjadi jalan provinsi agar perbaikan dapat dilakukan maksimal dan terintegrasi dengan rencana tata ruang wilayah terbaru.

Safari Ramadan ini ditutup dengan penyerahan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kepada Pemkab Mempawah, serta tausiyah untuk masyarakat. (Rfa/irm) (Adpim Prov Kalbar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak