KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Besar Al Hidayah, Desa Titi Baru, Kecamatan Tumbang Titi, Minggu (22/2/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus sarana penyampaian arah pembangunan daerah ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ketapang menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membantu panitia dan pengurus masjid menyelesaikan proses pembebasan lahan halaman Masjid Besar Al Hidayah yang hingga kini masih belum tuntas.
“Pemerintah daerah akan berupaya memberikan dukungan agar persoalan pembebasan lahan ini dapat segera diselesaikan. Dengan demikian, Masjid Besar Al Hidayah dapat semakin nyaman dan representatif sebagai pusat ibadah dan kegiatan umat,” ujar Bupati.
Memasuki satu tahun masa pemerintahan, Bupati menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Ketapang terus dijalankan sesuai visi mewujudkan daerah yang maju, mandiri, dan berkeadilan.
“Pembangunan harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, hingga ke desa-desa,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa sektor infrastruktur masih menjadi perhatian utama pemerintah daerah, termasuk peningkatan ruas Jalan Pelang yang dinilai strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi wilayah.
Selain itu, pada sektor kesehatan dan pendidikan, Pemerintah Kabupaten Ketapang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan agar semakin merata dan mudah diakses oleh masyarakat.
“Program bantuan buku dan seragam sekolah gratis tetap kami jalankan sebagai bagian dari upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan berkolaborasi dalam membangun Kabupaten Ketapang.
“Saya berkomitmen menjadi pemimpin yang adil bagi seluruh suku dan agama. Ketapang adalah rumah kita bersama. Dengan kebersamaan dan kolaborasi, kita wujudkan Ketapang yang maju, mandiri, dan berkeadilan,” pungkasnya. (Prokopim Ketapang)

