Pontianak – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) memastikan kesiapan penuh dalam mengamankan perayaan Imlek 2026, yang tahun ini bertepatan dengan suasana bulan suci Ramadan. Melalui Operasi Liong Kapuas, kepolisian fokus pada pencegahan gangguan keamanan dengan intensitas tinggi demi menjaga kondusivitas wilayah. Rabu (18/02/2026).
Kasatgas Tindak Ops Liong Kapuas, Kompol Jrubi Sugianto, S.A.P., menjelaskan bahwa satuan tugas yang dipimpinnya terdiri dari dua sub-satgas, yakni Subsatgas Komposit dan Subsatgas Tindak, yang memiliki tugas utama menanggulangi potensi kejahatan dengan intensitas tinggi selama rangkaian perayaan Imlek.
“Fokus kami adalah memastikan tidak ada celah bagi gangguan keamanan. Kami telah memetakan potensi kerawanan dan siap melakukan tindakan tegas serta terukur demi kenyamanan masyarakat,” ujar Kompol Sugianto.
Mengingat perayaan Imlek tahun ini beriringan dengan ibadah puasa Ramadan, Kompol Sugianto mengajak seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Barat untuk mensyukuri momentum langka ini dan menjaga harmonisasi.
“Ini adalah momen yang indah di mana Imlek bertemu dengan bulan suci Ramadan. Kami menghimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga toleransi dan kerukunan. Mari tunjukkan bahwa Kalimantan Barat adalah rumah yang aman dan damai bagi semua,” tambahnya.
Menanggapi kesiapan tersebut, Kasatgas Humas Polda Kalbar, AKBP Prinanto, menegaskan bahwa koordinasi antar lini terus diperkuat. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban lingkungan masing-masing.
“Polda Kalbar hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman. Namun, keamanan hakiki adalah hasil kolaborasi antara petugas dan warga. Kami meminta masyarakat untuk tidak ragu melaporkan hal-hal mencurigakan dan tetap mengedepankan sikap saling menghargai antarumat beragama,” tegas AKBP Prinanto. (Humas Polda Kalbar)
