PONTIANAK — Lomba mancing amal ikan lele dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H, resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., ditandai dengan penebaran ikan lele ke parit yang menjadi lokasi perlombaan di Jalan Ampera Pontianak, Minggu (15/2/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 1.700 lebih peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, bahkan peserta dari luar daerah turut ambil bagian.
Dalam kesempatan ini, Wagub Kalbar Krisantus mengapresiasi inisiatif masyarakat Jalan Ampera yang menggelar kegiatan positif menjelang Ramadhan.
“Puji syukur, masyarakat Ampera memiliki inisiatif menyelenggarakan lomba mancing amal dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, ini merupakan kegiatan yang sangat positif,” ucap Wagub.
Ia juga menyampaikan pesan kebersamaan kepada masyarakat melalui kegiatan tersebut.
“Jadi kita jangan memancing emosi, tetapi memancing ikan. Dengan demikian masyarakat menjadi kompak, bersatu, dan jalinan silaturahmi semakin erat,” pesannya.
Melalui kegiatan berbasis masyarakat seperti ini patut dikembangkan karena mampu memperkuat hubungan sosial sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.
“Kegiatan seperti ini patut kita kembangkan ke depan. Kita lihat saja antusias peserta yang mencapai seribu lebih, ini luar biasa. Kalau parit ini dipelihara dengan baik dan tetap bersih, tentu bisa menjadi tempat berkumpul dan bahkan destinasi wisata,” jelasnya.
Wagub juga menilai Kota Pontianak memiliki potensi besar untuk mengembangkan wisata berbasis budaya dan lingkungan.
“Kota Pontianak adalah kota tua dan kebanggaan masyarakat Kalbar. Saya berharap ada ikon wisata yang bisa dihidupkan kembali, seperti becak. Namun ke depan bisa menggunakan becak listrik agar lebih manusiawi dan modern,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsep transportasi wisata terbuka seperti yang ada di beberapa negara dapat menjadi inspirasi pengembangan pariwisata kota.
“Kalau becak ini dihidupkan kembali dan didukung transportasi sungai di Sungai Kapuas, saya yakin Kota Pontianak akan semakin maju dan menarik bagi wisatawan,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Gumayanto Saputra, mengatakan lomba mancing amal ini tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga memiliki tujuan sosial.
“Melalui kegiatan ini, kami menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk Masjid Irsyadul Iman, serta membantu sekitar 20 warga kurang mampu di Jalan Ampera dengan paket sembako,” ungkapnya.
Ia juga menyebut kegiatan tersebut memberi dampak ekonomi bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi acara.
“Kami berharap masyarakat juga menjaga lingkungan, terutama parit, dengan tidak membuang sampah sembarangan agar tetap bersih dan asri,” tutupnya.
Lomba mancing amal ini menjadi momentum kebersamaan warga Jalan Ampera dalam menyambut Ramadhan sekaligus memperkuat kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.(wnd/ica)
Sumber : Adpim Prov Kalbar
