Menjelang arus mudik Lebaran, jajaran Polres Kubu Raya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peredaran narkotika yang memanfaatkan tingginya mobilitas masyarakat. Melalui Satuan Reserse Narkoba, pengawasan diperketat pada sejumlah jalur strategis, terutama akses udara di Bandara Supadio Pontianak serta jalur darat lintas kota, provinsi hingga jalur lintas negara.
Penguatan pengawasan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif dalam rangka pengamanan arus mudik melalui Operasi Ketupat 2026. Kabupaten Kubu Raya dinilai memiliki posisi yang cukup strategis karena menjadi salah satu pintu masuk mobilitas masyarakat melalui dua akses utama, yakni jalur udara dan darat.
Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin momentum meningkatnya aktivitas perjalanan menjelang Lebaran dimanfaatkan oleh jaringan narkoba untuk menyelundupkan barang terlarang.
“Menjelang arus mudik Lebaran, mobilitas masyarakat meningkat sangat signifikan. Situasi ini kerap dimanfaatkan oleh jaringan narkotika untuk menyelundupkan barang haram melalui berbagai jalur transportasi. Karena itu, kami memperketat pengawasan, terutama di jalur udara melalui Bandara Supadio serta jalur darat yang menghubungkan Kubu Raya dengan wilayah lain,” ujar Kapolres, Jumat (13/3/2026)
Kapolres Kubu Raya menjelaskan, peningkatan pengawasan tidak hanya dilakukan oleh jajaran kepolisian, tetapi juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang berada di kawasan bandara maupun di jalur transportasi darat.
“Pengawasan ini tidak hanya dilakukan oleh Polri. Kami juga berkoordinasi dan bersinergi dengan sejumlah stakeholder, khususnya rekan-rekan yang bertugas di Bandara Supadio, guna memastikan setiap pergerakan yang berpotensi menjadi jalur masuk narkotika dapat terdeteksi lebih dini,” tegasnya.
Menurut AKBP Kadek Ary, aparat secara rutin melakukan pemantauan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi menjadi jalur distribusi narkoba, baik melalui pengawasan langsung di titik-titik strategis maupun melalui penguatan koordinasi intelijen.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan meningkatnya upaya penyelundupan narkotika yang kerap terjadi saat momentum hari besar, termasuk menjelang Hari Raya Idulfitri.
Selain itu, Polres Kubu Raya juga memastikan koordinasi lintas instansi terus diperkuat guna menutup setiap celah yang berpotensi dimanfaatkan jaringan peredaran narkotika di wilayah Kubu Raya dan sekitarnya.
“Kami ingin memastikan bahwa wilayah Kubu Raya tetap aman dan bersih dari peredaran narkoba, khususnya menjelang Lebaran. Oleh karena itu, pengawasan di seluruh jalur masuk, baik udara maupun darat, akan kami tingkatkan secara maksimal,” pungkasnya. (Humas Polres Kubu Raya)
