Bupati Romi Gelar Pertemuan dengan Pemerintah Desa: Bahas Pelaksanaan MBG, Kopdes hingga Dukungan Layanan Dasar


Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menggelar pertemuan bersama pemerintah desa dalam rangka memperkuat sinergi dan keselarasan penyelenggaraan pemerintahan, bertempat di Pendopo Bupati Kayong Utara, Sukadana, Selasa (3/3/2026).

Pertemuan ini membahas berbagai isu strategis, di antaranya pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), progres Koperasi Desa Merah Putih, serta dukungan pemerintah desa dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam arahannya, Bupati Romi Wijaya menegaskan bahwa setiap kebijakan pemerintah pusat telah melalui kajian yang matang dan memiliki target yang jelas.

“Kebijakan itu tidak bisa lahir tiba-tiba. Pasti ada landasan berpikir, ada kerangka logikanya, dan ada target yang ingin dicapai,” ujar Romi Wijaya.

Ia menjelaskan bahwa program MBG menjadi prioritas nasional karena angka stunting di Indonesia masih tinggi, mendekati 30 persen. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan serius bagi kualitas sumber daya manusia ke depan.

“Kalau sudah stunting, jangan bicara soal daya saing. Untuk fisik saja sudah tertinggal. Kita punya potensi besar menuju Indonesia Emas 2045, maka persoalan ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Terkait Koperasi Desa Merah Putih, Bupati menekankan pentingnya dukungan desa dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Seluruh program prioritas, kata dia, membutuhkan kolaborasi aktif dari pemerintah desa agar implementasinya berjalan optimal.


Bupati Romi Wijaya juga mengakui bahwa Kabupaten Kayong Utara masih menghadapi keterbatasan fiskal, dengan kontribusi PAD yang relatif kecil terhadap APBD. Namun demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga layanan dasar.

“Kita mungkin belum mampu berbuat banyak karena kemampuan fiskal yang terbatas, tetapi kami tetap komitmen bahwa layanan dasar harus tetap berjalan, terutama pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

Ia berharap pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan tanggung jawab kolektif dalam menjalankan program pembangunan.

“Jadi momen ini menjadi penguat kita bersama, untuk saling bersatu, berkolaborasi, untuk menjalankan tugas-tugas kita. Semua membutuhkan dukungan, baik program nasional dan daerah agar dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Prokopim Setda KKU)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak