Bengkayang – Dandim 1209/Bky Letkol Inf Aprianda, S.H., M.Sc bersama unsur Forkopimda Kabupaten Bengkayang melaksanakan monitoring langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Bengkayang. Langkah proaktif ini diambil mengingat Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat yang berdampak langsung terhadap urat nadi aktivitas ekonomi, kelancaran transportasi, serta stabilitas sosial di daerah.
Bertempat di SPBU Jl. Sebopet Kel. Sebalo Kec. Bengkayang Kab. Bengkayang. Kamis (19/3/2026).
Dalam peninjauan tersebut, rombongan Forkopimda mengecek secara detail stok di tangki pendam serta melihat langsung proses pelayanan kepada konsumen. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, secara umum ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Bengkayang terpantau masih dalam kondisi cukup dan mampu memenuhi kebutuhan harian masyarakat tanpa adanya antrean yang mengkhawatirkan.
Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat keamanan. Selain memastikan stok aman, pemantauan ini juga bertujuan untuk mengantisipasi serta memastikan tidak adanya praktik penimbunan maupun penyalahgunaan dalam pendistribusian BBM yang dapat merugikan kepentingan publik.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata terciptanya sinergitas yang solid antarinstansi dalam menjaga stabilitas pasokan energi, khususnya di wilayah Kabupaten Bengkayang. Kolaborasi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah diharapkan mampu menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui jaminan ketersediaan bahan bakar.
Ke depan, pengawasan serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara berkesinambungan dan berkala. Hal ini penting dilakukan guna mencegah terjadinya potensi kelangkaan di masa mendatang serta memastikan bahwa setiap tetes BBM yang didistribusikan benar-benar tepat sasaran dan dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan. (Pendim 1209/Bkg)
