PONTIANAK – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat melalui Subsatgas Pam Ibadah yang tergabung dalam Satgas Preventif Operasi Ketupat Kapuas 2026, terus memperketat pengamanan di titik-titik keramaian ibadah. Pada Minggu malam (15/3/2026), personel kepolisian menggelar pengamanan dan patroli dialogis di kawasan Masjid yang ada di Kota Pontianak dan sekitarnya.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB ini tidak hanya berfokus pada penjagaan statis, namun mengedepankan pendekatan humanis. Personel yang dipimpin oleh AKP Apit Junaedi secara aktif berinteraksi langsung dengan para jemaah guna memastikan rangkaian ibadah salat Isya dan Tarawih berjalan dengan khusyuk dan aman.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., selaku Kasatgas Humas Ops Ketupat Kapuas 2026, menegaskan bahwa kehadiran Polri di lapangan bertujuan untuk memberikan peace of mind atau ketenangan batin bagi masyarakat yang sedang beribadah.
"Kami mengedepankan pola patroli dialogis. Personel di lapangan tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menyapa dan memberikan edukasi Kamtibmas secara persuasif kepada Jemaah. Kami mengingatkan Warga agar tetap waspada terhadap barang bawaan dan memastikan kendaraan mereka terkunci ganda saat diparkir guna mencegah tindak pidana curanmor," ujar Bambang.
Selain aspek keamanan, Subsatgas Pam Ibadah juga fokus pada pengaturan arus lalu lintas. Mengingat Masjid merupakan pusat ibadah di Kota Khatulistiwa dengan volume jemaah yang tinggi saat bulan Ramadhan, Petugas bersiaga di titik-titik rawan kemacetan untuk membantu menyeberangkan Warga dan mengurai kepadatan kendaraan, baik saat kedatangan maupun kepulangan jemaah.
Langkah proaktif ini merupakan bagian dari komitmen Polda Kalbar dalam Operasi Ketupat Kapuas 2026 untuk menghadirkan representasi Polri yang melayani dan melindungi.
"Target kami adalah memastikan seluruh rangkaian ibadah di bulan suci Ramadan hingga menjelang perayaan Idul Fitri nanti dapat berjalan aman, tertib, dan tanpa hambatan yang berarti di seluruh wilayah Kalimantan Barat," pungkas Bambang. (Humas Polda Kalbar)
