Polda Kalbar Terapkan Pengawalan Estafet untuk 1.210 Peserta Mudik Gratis 2026

Pontianak – Rasa haru dan antusiasme mewarnai pelepasan program Mudik Gratis Khatulistiwa 2026 di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (18/3/2026) pagi. Ratusan peserta tampak siap diberangkatkan dengan semangat tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.

Program kolaborasi ini menjadi solusi bagi masyarakat untuk pulang kampung merayakan Idulfitri 1447 H tanpa terbebani biaya transportasi, sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan roda dua di jalur lintas provinsi.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar, Y. Anthonius Rawing, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa minat masyarakat terhadap program ini sangat tinggi, bahkan melampaui kuota yang disediakan.

“Pendaftaran dibuka pada 11 hingga 15 Maret 2026, dan keberangkatan dilaksanakan hari ini, H-3 Idulfitri. Titik keberangkatan dipusatkan di Kantor Gubernur dengan tujuan 12 kabupaten/kota di Kalbar,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebanyak 33 unit bus dikerahkan untuk melayani 12 trayek perjalanan. Dari target awal 1.200 peserta, jumlah pemudik yang diberangkatkan mencapai 1.210 orang.

“Angka ini menunjukkan tingginya animo masyarakat, sehingga kami menyesuaikan kapasitas untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut,” tambahnya.

Untuk memastikan keamanan selama perjalanan, Polda Kalbar melalui Satgas Operasi Ketupat Kapuas 2026 menerapkan sistem pengawalan estafet di sepanjang jalur mudik.

Kasatgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat Kapuas 2026, AKBP Ardiansyah, menjelaskan bahwa pengawalan dilakukan secara berkelanjutan oleh jajaran kepolisian di tiap wilayah.

“Setiap memasuki perbatasan kabupaten, pengawalan akan dilanjutkan oleh Polres setempat hingga rombongan tiba dengan aman di tujuan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau pengguna jalan lain untuk memberikan prioritas kepada rombongan bus guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program ini merupakan wujud sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Melalui semangat ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’, kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan para pemudik untuk tetap menjaga kondisi kesehatan serta mematuhi ketertiban selama perjalanan, baik di dalam bus maupun saat beristirahat.

Program ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga menciptakan arus mudik yang lebih tertib, aman, dan terkendali di wilayah Kalimantan Barat. (Humas Polda Kalbar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak