Gubernur Ria Norsan Terima Kunjungan Kehormatan Presiden dan CEO Asia Foundation

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima kunjungan kehormatan (Courtesy Call) Presiden dan CEO The Asia Foundation (TAF), Laurel Miller, beserta jajaran pimpinan TAF Indonesia di Ruang Kerja Gubernur, Rabu (8/4/2026).

Pertemuan strategis tersebut membahas penguatan kolaborasi dalam program pembangunan berkelanjutan, pemberdayaan perempuan, tata kelola lingkungan, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi atas kontribusi jangka panjang The Asia Foundation dalam mendukung pembangunan di Kalimantan Barat. Ia menekankan bahwa luas wilayah Kalbar yang mencapai 1,5 kali Pulau Jawa serta kondisi geografis yang menantang di 2.046 desa membutuhkan kolaborasi kuat dari berbagai pihak, termasuk lembaga internasional.

“Kalimantan Barat memiliki tantangan geografis yang besar dengan keterbatasan anggaran. Saat ini fokus utama kami adalah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terutama pada rata-rata lama sekolah masyarakat yang mayoritas masih setingkat SMP. Kami berharap The Asia Foundation dapat memberikan dukungan konkret di bidang pendidikan, khususnya dalam membantu masyarakat putus sekolah melalui program literasi dan edukasi,” ujar Norsan.

Selain sektor pendidikan, pertemuan tersebut juga menyoroti isu keberlanjutan lingkungan. Gubernur menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pengetatan izin usaha pertambangan dan perkebunan, serta mendorong rehabilitasi lahan yang bertanggung jawab.

“Kami sangat memperhatikan keberlanjutan lingkungan, terutama dalam pengelolaan lahan serta perizinan sektor pertambangan dan perkebunan. Kami berharap pihak ketiga yang terlibat dalam rehabilitasi lingkungan benar-benar memiliki komitmen kuat untuk memperbaiki dan menjaga kelestarian alam Kalimantan Barat,” tegasnya.

Sementara itu, Presiden dan CEO The Asia Foundation, Laurel Miller, menyampaikan bahwa kunjungannya bertujuan untuk mempererat kemitraan sekaligus menyelaraskan program-program TAF dengan visi pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

“The Asia Foundation telah lama bekerja di Kalimantan Barat melalui berbagai program, mulai dari literasi digital, pemberdayaan perempuan, hingga perhutanan sosial. Kami melihat adanya sinergi yang kuat antara fokus Pemprov Kalbar dengan misi kami, dan kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi agar program-program ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pihak The Asia Foundation juga menyoroti pentingnya tata kelola lingkungan (Environmental Governance) sebagai salah satu fokus utama program mereka. Laurel Miller berharap dukungan Gubernur Kalimantan Barat dalam membuka akses yang lebih luas ke tingkat kabupaten/kota agar program rehabilitasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, ditutup dengan pertukaran cinderamata sebagai simbol kemitraan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan The Asia Foundation, serta dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua Perwakilan TAF Indonesia Amala Rahmah, Director WRI Renata Arianingtyas, Director Environmental Governance Frans Siahaan, Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), serta jajaran Program Office Pemprov Kalbar. (Ais/irm) (Adpim Prov Kalbar) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak