Suasana haru menyelimuti kediaman Bu Eli di Dusun Parit Cek Mina, Desa Sungai Itik, Kecamatan Sungai Kakap, saat ia menerima kunjungan langsung Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, SE, M.Sos, Minggu (5/4/2026).
Rumah yang ditempatinya selama ini dalam kondisi memprihatinkan dan nyaris roboh. Di tengah keterbatasan yang dihadapi, kehadiran orang nomor satu di Kubu Raya itu menjadi titik terang bagi Bu Eli dan keluarganya.
Tak kuasa menahan haru, Bu Eli menitikkan air mata ketika mendengar kepastian bahwa rumahnya akan segera dibangun kembali agar layak huni.
“Terima kasih Pak Bupati, terima kasih ya Allah, Engkau mendengarkan doa-doa kami,” ucapnya dengan suara bergetar.
Kondisi keluarga Bu Eli diketahui sangat memprihatinkan. Ia hidup berdampingan dengan kedua orang tuanya yang juga memiliki keterbatasan fisik. Sang ayah mengalami kelumpuhan, sementara ibunya mengalami gangguan penglihatan. Selain itu, dua saudaranya juga tengah berjuang dengan kondisi gangguan kejiwaan.
Situasi tersebut membuat keluarga ini tidak memiliki kemampuan untuk memperbaiki rumah yang semakin rusak dari waktu ke waktu.
Menindaklanjuti laporan warga, Bupati Sujiwo bersama rombongan turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya. Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Agus Sudarmansyah dan Moch. Darwis, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.
Rombongan meninjau kondisi bangunan sekaligus berdialog dengan Bu Eli guna mengetahui kebutuhan yang paling mendesak.
Bupati Sujiwo menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk segera mengambil langkah konkret dalam membantu warganya yang membutuhkan.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang mengalami kesulitan benar-benar mendapatkan perhatian. Pemerintah harus hadir dan memberikan solusi nyata,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kepedulian terhadap sesama serta semangat gotong royong menjadi kunci dalam membantu masyarakat keluar dari kondisi sulit.
Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus membawa harapan baru bagi Bu Eli dan keluarganya untuk memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan layak. (Edi j)

