Pemerintah Kabupaten Kayong Utara menggelar Audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat Dapil 8 Ketapang-Kayong Utara. Dimana dalam hal audensi ini disambut serta dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat Ir. H. Prabasa Anantatur, MH dan Anggota Komisi IV di Ruang Rapat Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat, pada Jum'at (24/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari dan di dampingi Sekretaris Daerah Erwin Sudrajat serta Ketua dan beberapa Anggota DPRD Kayong Utara.
Audiensi ini merupakan upaya Pemkab Kayong Utara dalam mendorong percepatan pembangunan berkelanjutan serta menjadi momentum strategis dalam membangun komunikasi dan koordinasi lintas pemerintahan guna mendukung percepatan pemabangunan infrastruktur di Kayong Utara melalui jalur legislatif, khususnya dengan Anggota DPRD Dapil 8 Ketapang Kayong Utara yang diharapkan mampu memperjuangkan pembangunan daerahnya dan dengan Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Barat yang membidangi pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana, termasuk pengawasan jalan nasional.
Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Amru Chanwari menyampaikan bahwa keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur secara optimal. Oleh karena itu, kolaborasi dengan pemerintah provinsi serta dukungan legislatif sangat dibutuhkan.
"Dalam kondisi fiskal yang masih dalam tahap efisiensi, kami di daerah perlu aktif mencari solusi alternatif. Salah satunya melalui dukungan pemerintah provinsi yang disalurkan melalui wakil rakyat kita yang berada di DPRD Provinsi ini," ujar Wabup.
Ia juga menyampaikan kepada DPRD Provinsi Kalimantan Barat terkait dengan wilayah Kabupaten Kayong Utara yang 64 persen adalah kawasan yang terdiri dari hutan lindung, Cagar Alam, hutan konservasi dan HGU perkebunan. Maka dengan kondisi itu dapat menimbulkan konflik dengan masyarakat sehingga DPRD provinsi diharapkan dapat membantu Pemkab Kayong Utara untuk mecari solusi terbaik sehingga ke depan tidak ada lagi permasalahan atau konflik antara masyarakat dengan pemerintah.
Kemudian, Wabup Amru juga mengungkapkan agenda yang akan dilaksanakan Pemkab Kayong Utara pada tahun 2026, di antaranya pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Untuk itu, diharapkan dukungan penuh dari pemerintah provinsi dalam hal ini DPRD Provinsi Kalimantan Barat.
"Untuk agenda tahun ini, kami akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi kalimantan barat, untuk itu, kami berharap dukungan dari DPRD provinsi kalimantan barat dalam menyukseskan perhelatan yang telah menjadi agenda skala provinsi di kayong utara ini," tuturnya.
Melalui audiensi ini, Pemkab Kayong Utara menyampaikan harapan untuk memperoleh dukungan sarana prasarana dan solusi konkret terkait pengembangan infrastruktur dan beberapa hambatan yang selama ini terkendala anggaran maupun kewenangan teknis lainnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat Ir. H. Prabasa Anantatur, MH menyambut baik gagasan dan aspirasi yang disampaikan oleh Pemkab Kayong Utara. Ia menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai penopang utama aktivitas masyarakat dan penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
"Infrastruktur merupakan bagian penting untuk menunjang kebutuhan dan aktivitas masyarakat. Dampaknya sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, saya akan terus mengawal usulan-usulan ini untuk dapat diajukan ke Pemerintah Pusat," ujar Prabasa.
Kemudian, Ia juga mengakui bahwa efisiensi anggaran berdampak pada banyak sektor, namun aspirasi dan kebutuhan daerah tetap harus diperjuangkan melalui mekanisme kebijakan yang tepat.
"Kita akan tetap mengupayakan kebutuhan masyarakat melalui aspirasi kepada pemegang kebijakan di pusat. Intinya, baik legislatif pusat, daerah, maupun pemerintah daerah, semuanya bekerja untuk kepentingan masyarakat," pungkasnya. (jef). (Prokopim Setda KKU)

