Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, jajaran Polsek Ngabang melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait antisipasi fenomena El Nino yang disebut berdampak ekstrem, pada April-Oktober 2026, dengan puncak intensitas diprediksi antara Mei hingga Juli, Rabu (15/2/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Panit Binmas Polsek Ngabang, Aiptu Hendra Setiawan bersama Bhabinkamtibmas Desa Amboyo Inti, Aipda Suyono, dengan sasaran Perangkat Desa dan warga masyarakat Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.
Dalam sosialisasi tersebut, petugas memberikan pemahaman mengenai bahaya serta langkah-langkah antisipasi menghadapi fenomena El Nino, yang berpotensi menyebabkan kekeringan panjang, krisis air bersih, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan serta gangguan pangan.
Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari melalui Kapolsek Ngabang, AKP Zuanda menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam melindungi masyarakat dari dampak bencana alam.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat dapat lebih memahami bahaya dan risiko fenomena El Nino serta mampu melakukan langkah-langkah antisipasi secara mandiri di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa peran aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya dampak yang lebih luas, terutama dalam menjaga lingkungan dan menghemat penggunaan air.
Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa materi sosialisasi dapat tersampaikan dengan baik kepada warga. Masyarakat pun dinilai telah memahami potensi bahaya dan risiko dari fenomena El Nino. (Humas Polres Landak)
