Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya masa bakti 2025–2030 di Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu (10/5/2026).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum IPSI Kalbar, Alexander Wilyo, dan turut dihadiri pengurus KONI Kalbar, Disporapar, tokoh pencak silat, serta para pendekar dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.
Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa pencak silat memiliki peran penting sebagai warisan budaya bangsa sekaligus sarana pembentukan karakter generasi muda.
Menurutnya, nilai disiplin, keberanian, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya harus terus ditanamkan melalui pembinaan pencak silat yang berkelanjutan.
“Pencak silat bukan hanya olahraga bela diri, tetapi juga identitas bangsa. Saya berharap pengurus yang baru dapat membina atlet sejak usia dini dan membawa Kalbar berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional,” ujar Norsan.
Ia juga menaruh harapan besar kepada IPSI Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya agar mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kalimantan Barat.
Selain itu, Gubernur Kalbar menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan olahraga melalui sinergi antara pemerintah, KONI, dan organisasi cabang olahraga.
“Saya berharap Disporapar bersama KONI Kalbar terus berkolaborasi dalam pembinaan seluruh cabang olahraga. Pemerintah Provinsi Kalbar tentu siap memberikan dukungan sesuai kemampuan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum IPSI Kalbar, Alexander Wilyo, menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik serta berharap IPSI di masing-masing daerah semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet berprestasi.
“Semoga kepengurusan baru ini dapat membawa IPSI semakin maju dan menjadi kebanggaan Kalimantan Barat,” ucap Alexander.
Kegiatan pelantikan turut dimeriahkan dengan penampilan atraksi jurus pencak silat dari perwakilan IPSI Pontianak dan Kubu Raya yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi ramah tamah. (Adpim Prov Kalbar)


