Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 tingkat Kecamatan Pontianak Tenggara resmi digelar sebagai upaya memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah di Aula Kantor Camat Pontianak Tenggara, Senin (4/5/2026).
Dalam sambutannya, Amirullah menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang mampu menjadi penuntun di tengah dinamika kehidupan modern, termasuk di era digital saat ini.
“Al-Qur’an adalah sumber petunjuk yang membawa keselamatan dan keberkahan. Sudah seharusnya kita membaca, memahami, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan tantangan yang dihadapi generasi muda akibat perkembangan teknologi, seperti penggunaan gawai dan media sosial yang berlebihan, yang berdampak pada menurunnya interaksi dengan Al-Qur’an.
“Ini menjadi tanggung jawab bersama, terutama orang tua, untuk membimbing anak-anak agar tetap dekat dengan Al-Qur’an,” jelasnya.
Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan mental dan spiritual masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan sosial.
“Pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan kualitas akhlak dan spiritual masyarakat,” tambahnya.
Berdasarkan laporan panitia, MTQ kali ini diikuti 66 peserta yang berlaga dalam 11 cabang lomba, masing-masing untuk kategori putra dan putri. Jumlah tersebut dinilai wajar mengingat Pontianak Tenggara merupakan kecamatan yang relatif baru.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh generasi yang tidak hanya mahir membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. (Prokopim)

