Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menerima audiensi panitia Hari Lahir (Harlah) ke-17 Paguyuban Giri Mulyo Wonogiri Kalimantan Barat di ruang kerja bupati, Senin (18/5/2026).
Pertemuan berlangsung penuh keakraban dan nuansa kekeluargaan. Audiensi tersebut dihadiri Ketua Paguyuban Giri Mulyo Wonogiri Kalbar Suharto, Ketua Panitia Harlah dan Pagelaran Wayang Kulit Sutardi, Tokoh Wonogiri Kubu Raya H. Sukasdi, serta Sekretaris Paguyuban Jawa Kalimantan Barat (PJKB) Edi Suhairul, S.Pd.I, CIM.
Kedatangan panitia selain untuk bersilaturahmi juga menyampaikan undangan secara langsung kepada Bupati Sujiwo agar hadir dalam rangkaian kegiatan Harlah ke-17 Paguyuban Giri Mulyo Wonogiri Kalbar yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Mei 2026 di Taman Dirgantara Supadio.
Dalam audiensi tersebut, panitia menyampaikan bahwa peringatan harlah tahun ini akan dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit dan hiburan campur sari sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya Jawa sekaligus mempererat hubungan antarwarga perantauan di Kalimantan Barat.
Pagelaran wayang kulit akan menghadirkan dalang perempuan asal Wonogiri, Jawa Tengah, Nyi Wulan Sri Panjang Mas, S.Sn, dengan lakon “Semar Mbangun Khayangan”. Kehadiran dalang perempuan tersebut diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat pecinta seni tradisional.
Selain itu, warga Wonogiri dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat juga dijadwalkan hadir untuk mengikuti silaturahmi akbar tersebut. Momentum ini dinilai menjadi wadah memperkuat rasa persaudaraan dan kekompakan masyarakat Wonogiri di perantauan.
Panitia turut menyiapkan stan UMKM yang menampilkan berbagai produk usaha milik warga Wonogiri sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat lokal.
Bupati Sujiwo menyampaikan apresiasi atas inisiatif paguyuban yang terus menjaga budaya dan mempererat kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam.
Menurutnya, kegiatan budaya seperti wayang kulit memiliki nilai penting, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat persatuan dan silaturahmi antarwarga.
“Pemerintah daerah mendukung kegiatan positif yang mampu mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus melestarikan budaya nusantara,” ujar Sujiwo.
Panitia berharap Harlah ke-17 Paguyuban Giri Mulyo Wonogiri Kalbar dapat berlangsung sukses dan semakin mempererat hubungan warga Wonogiri dengan masyarakat luas di Kabupaten Kubu Raya maupun Kalimantan Barat. (**)

