Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, Erwin Sudrajat, menghadiri audiensi lintas komisi terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kayong Utara yang digelar di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Kayong Utara, Sukadana, Senin (18/5/2026).
Audiensi dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kayong Utara, Abdul Zamad, dan dihadiri Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Peduli Kayong Utara, organisasi perangkat daerah terkait, serta perwakilan Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Kayong Utara.
Pertemuan tersebut membahas evaluasi pelaksanaan Program MBG, penetapan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga penguatan peran petani serta pelaku usaha lokal dalam mendukung keberlangsungan program nasional tersebut.
Dalam kesempatan itu, Sekda Erwin menyampaikan bahwa saat ini terdapat 16 titik SPPG yang telah beroperasi dan melayani puluhan ribu penerima manfaat di Kabupaten Kayong Utara.
“Dari 16 SPPG tersebut, saat ini melayani sekitar 31.501 penerima manfaat,” ujarnya.
Selain membahas aspek pelayanan gizi, Sekda juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal, khususnya petani dan peternak, dalam rantai pasok kebutuhan bahan baku program MBG.
Menurutnya, hasil pertanian dan peternakan masyarakat daerah perlu mendapat ruang untuk diserap oleh SPPG agar manfaat program tidak hanya dirasakan dari sisi pemenuhan gizi, tetapi juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
“Secara umum, hasil pertanian dan peternakan masyarakat lokal memang seharusnya bisa diserap oleh SPPG. Ini menjadi perhatian bersama agar Program MBG turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah,” kata Erwin.
Melalui audiensi lintas komisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih optimal, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung pemberdayaan petani lokal dan penguatan ekonomi daerah. (Prokopim Setda KKU)

