Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar malam ramah tamah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rangka kunjungan kerja Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) XII, Laksamana Muda TNI Sawa, S.E., M.M., CIQaR, sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-6 Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ketapang, Rabu (6/5/2026) malam di Aula Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Hadir dalam acara tersebut Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, S.H., unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga perwakilan berbagai paguyuban etnis di Kabupaten Ketapang.
Keakraban tampak sejak awal kegiatan melalui jamuan makan malam bersama seluruh tamu undangan yang hadir.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Dankodaeral XII beserta jajaran ke Kabupaten Ketapang. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk terus memperkuat sinergi bersama TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan wilayah serta mendukung pembangunan daerah.
“Ketapang memiliki wilayah terluas di Kalimantan Barat dengan potensi yang besar. Ini menjadi modal penting untuk mewujudkan Ketapang yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Bupati.
Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ketapang saat ini termasuk yang tertinggi di Kalimantan Barat, sehingga menjadi peluang strategis untuk mendorong pembangunan di berbagai sektor.
Selain itu, Bupati juga menilai Kabupaten Ketapang sebagai miniatur Indonesia karena keberagaman masyarakatnya yang hidup harmonis dalam bingkai persatuan.
“Berbagai etnis seperti Dayak, Melayu, Tionghoa, Jawa, Madura, Bugis dan lainnya hidup berdampingan dengan damai. Begitu juga hubungan antarumat beragama yang terus terjaga dengan baik,” katanya.
Menurutnya, keharmonisan tersebut tidak terlepas dari peran organisasi adat dan paguyuban etnis seperti Dewan Adat Dayak (DAD), Majelis Adat Budaya Melayu (MABM), Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT), serta berbagai elemen masyarakat dan tokoh agama yang terus menjaga kondusivitas daerah.
Bupati menambahkan, Ketapang sejak dahulu dikenal sebagai daerah yang aman, damai, dan produktif di tengah keberagaman masyarakatnya.
“Pemerintah Kabupaten Ketapang siap terus bersinergi bersama Lanal Ketapang dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga berharap dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan di Kabupaten Ketapang, termasuk memperluas perhatian nasional terhadap berbagai potensi daerah.
Rangkaian acara semakin semarak dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol peringatan HUT ke-6 Lanal Ketapang, yang kemudian dilanjutkan hiburan dan bernyanyi bersama dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. (Prokopim Ketapang)


