Polda Kalbar Dalami Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi, Sejumlah Saksi Dimintai Keterangan

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang menjadi perhatian publik setelah beredarnya video di media sosial, Sabtu (30/5).

Video tersebut memperlihatkan sebuah mobil tangki Pertamina yang diduga melakukan pemindahan muatan BBM ke mobil tangki industri di sebuah lokasi lapangan. Menindaklanjuti informasi tersebut, penyidik segera melakukan langkah-langkah penyelidikan guna memastikan fakta yang sebenarnya.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa tim penyidik Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Kalbar telah bergerak cepat dengan melengkapi administrasi penyelidikan serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Penyidik telah melakukan permintaan keterangan dan klarifikasi terhadap lima orang saksi untuk mendalami dugaan pelanggaran yang terjadi,” ujar Bambang.

Adapun lima saksi yang telah dimintai keterangan masing-masing berinisial EP, HP, SFA, RP, dan STS.

Menurut Bambang, proses penyelidikan masih berlangsung dan akan terus dikembangkan. Penyidik saat ini fokus mengumpulkan bukti-bukti tambahan, menelusuri kemungkinan modus operandi yang digunakan, serta melakukan klarifikasi lanjutan terhadap perusahaan terkait maupun pihak SPBU yang berhubungan dengan distribusi BBM tersebut.

Selain itu, pemeriksaan terhadap dokumen operasional juga akan dilakukan untuk memastikan kesesuaian prosedur distribusi BBM. Polda Kalbar juga berkoordinasi dengan pihak Pertamina serta para ahli guna mendalami aspek teknis dan regulasi yang mungkin dilanggar.

“Seluruh proses dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Setiap informasi dan bukti akan dianalisis secara cermat untuk menentukan langkah penanganan berikutnya,” jelasnya.

Polda Kalbar menegaskan komitmennya untuk mengusut setiap dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi karena menyangkut kepentingan masyarakat luas dan berpotensi menimbulkan kerugian negara.

“Kami akan menangani perkara ini secara serius dan transparan. Perkembangan penyelidikan akan disampaikan kepada masyarakat sesuai tahapan yang berjalan,” tutup Bambang. (Humas Polda Kalbar) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak