Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Barat terus memperkuat langkah strategis dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih menjadi perhatian serius di wilayah tersebut.
Berdasarkan hasil evaluasi, sebagian besar kecelakaan dipicu oleh faktor kelalaian manusia seperti kurangnya disiplin berlalu lintas, pelanggaran aturan, hingga rendahnya konsentrasi saat berkendara di jalan raya.
Sebagai upaya pencegahan, Ditlantas Polda Kalbar mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, dan preventif melalui berbagai program berkelanjutan yang dilaksanakan secara konsisten.
Direktur Lalu Lintas Polda Kalbar, Kombes Pol Valentinus Asmoro, mengatakan pihaknya secara rutin menggelar Operasi Keselamatan Kapuas, Operasi Patuh Kapuas, dan Operasi Zebra Kapuas. Kegiatan tersebut difokuskan pada peningkatan disiplin masyarakat serta penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.
“Pelanggaran yang menjadi prioritas antara lain tidak menggunakan helm, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, hingga melebihi batas kecepatan,” jelasnya.
Selain penegakan hukum, Ditlantas juga melakukan pemetaan titik rawan kecelakaan (black spot) serta rekayasa lalu lintas dengan mengoptimalkan patroli jalan raya di jalur-jalur utama guna mencegah terjadinya kecelakaan.
Di sisi lain, upaya edukasi juga terus diperkuat dengan melibatkan media massa dan berbagai stakeholder untuk mengampanyekan keselamatan berlalu lintas secara masif.
“Edukasi juga kami lakukan melalui Polwan Go To School dan Penerangan Keliling yang menyasar pelajar, komunitas, hingga ruang publik agar kesadaran tertib berlalu lintas tumbuh sejak dini,” tambah Valentinus.
Ia juga menegaskan bahwa penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) terus dioptimalkan di sejumlah titik strategis untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat secara modern, objektif, dan transparan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono mengingatkan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, tidak memaksakan diri saat lelah, serta menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama,” tegasnya.
Polda Kalbar berharap melalui sinergi penegakan hukum, edukasi, dan upaya preventif yang berkelanjutan, angka kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Barat dapat terus ditekan demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. (Humas Polda Kalbar)
