Wali Kota Pontianak Sambut Peserta Kalimantan Tribute 2026, Ajak Nikmati Kuliner dan Suasana Khatulistiwa

.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut kedatangan peserta Kalimantan Tribute 2026 di kawasan Tugu Khatulistiwa, Sabtu (9/5/2026). Ajang ekspedisi lintas Borneo menggunakan kendaraan 4x4 tersebut menjadikan Pontianak sebagai titik akhir perjalanan setelah menempuh perjalanan panjang melintasi Pulau Kalimantan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Edi menyampaikan apresiasi dan rasa bangga karena Kota Pontianak dipercaya menjadi lokasi finis kegiatan otomotif dan petualangan berskala internasional tersebut. Ia menilai Kalimantan Tribute bukan hanya sekadar ekspedisi, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, ketangguhan, dan semangat menjelajahi keindahan Borneo.

“Atas nama Pemerintah Kota Pontianak, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Kalimantan Tribute 2026. Merupakan suatu kehormatan bagi Pontianak menjadi titik akhir perjalanan ini di Tugu Khatulistiwa,” ujarnya.

Ia menambahkan, perjalanan melintasi medan berat Kalimantan dengan kendaraan 4x4 menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya menguji fisik dan mental, tetapi juga memperkenalkan kekayaan alam Pulau Borneo.

Kegiatan Kalimantan Tribute 2026 diikuti oleh 15 peserta mancanegara dan 145 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran peserta lintas negara tersebut dinilai sebagai bukti kuat bahwa semangat petualangan mampu menyatukan berbagai latar belakang budaya.

“Di Tugu Khatulistiwa ini, kami berharap seluruh peserta dapat beristirahat dan menikmati keramahan Kota Pontianak,” kata Edi.

Momentum ini juga dimanfaatkan Pemerintah Kota Pontianak untuk memperkenalkan potensi wisata daerah, mulai dari kuliner, budaya, hingga wisata sejarah yang dimiliki kota tersebut.

Edi mengajak para peserta untuk menikmati suasana khas Pontianak, termasuk mencicipi kopi di warung kopi lokal, menikmati kuliner khas daerah, hingga merasakan pengalaman menyeberangi Sungai Kapuas yang dikenal sebagai sungai terpanjang di Indonesia.

“Silakan nikmati kopi dan kuliner khas Pontianak, serta rasakan suasana kota yang membelah garis khatulistiwa ini,” pesannya.

Ia berharap pengalaman di Pontianak dapat meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta, sehingga dapat menjadi cerita yang dibagikan ke masyarakat di negara maupun daerah asal masing-masing.

“Semoga para peserta membawa pulang kesan baik tentang Pontianak dan menceritakan keindahan serta keunikan kota ini kepada dunia,” pungkasnya. (Prokopim)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak