Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sotok, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, terus berlanjut dan menjadi harapan baru bagi masyarakat dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah. Jembatan ini akan menghubungkan Dusun Keladang 1 dengan Dusun Keladang 2, Setogor, serta Sei Punyugan.
Dengan panjang bentang mencapai 80 meter dan membentang di atas Sungai Sekayam yang memiliki lebar sekitar 69 meter, pembangunan jembatan dilakukan dengan memperhatikan kondisi geografis setempat. Kedalaman sungai berkisar antara 1 hingga 2 meter, sementara saat musim penghujan dan banjir ketinggian air dapat mencapai 6 meter dengan arus yang cukup deras.
Keberadaan jembatan tersebut diproyeksikan memberikan manfaat bagi sekitar 1.255 warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi. Selain memudahkan mobilitas masyarakat, jembatan juga diharapkan mendukung kelancaran aktivitas pendidikan, sosial, serta perekonomian warga di wilayah tersebut.
Sebelum adanya pembangunan jembatan, warga yang hendak menuju Dusun Keladang 2 dari Dusun Keladang 1 harus menempuh perjalanan memutar sejauh kurang lebih 18 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 30 hingga 40 menit. Setelah jembatan selesai dibangun, akses antarwilayah akan menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien.
Saat ini pekerjaan telah memasuki tahap pengecoran blok angkur. Proses pembangunan dilaksanakan secara gotong royong oleh Babinsa Desa Sotok, Sertu Rusmanto, bersama masyarakat setempat. Danramil 1204-15/Sekayam Kapten Inf Jufri juga turut turun langsung ke lapangan untuk membantu pengerjaan sekaligus memberikan motivasi kepada warga.
Keterlibatan aparat TNI bersama masyarakat menjadi wujud sinergi dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi kesejahteraan warga serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan. (Pendim 1204/Sanggau)
