Pemancing yang Hilang di Perairan Kuala Balai Ditemukan Meninggal, Polisi: Tidak Ditemukan Unsur Pidana

Misteri hilangnya seorang pemancing di perairan Kuala Balai, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya, akhirnya terungkap. Ikbal (28), warga Dusun Swadaya, Desa Selat Remis, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sempat dilaporkan hilang saat memancing di tengah cuaca buruk.

Korban ditemukan pada Minggu (31/5/2026) pagi di sebuah jermal yang berada di kawasan muara dan menghadap ke Laut Cina Selatan. Penemuan tersebut mengakhiri proses pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan bersama masyarakat setempat.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mewakili Kapolsek Teluk Pakedai Iptu Arijito Tri Susanto Hutagaol, menjelaskan bahwa korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Jumat (29/5/2026) malam saat berada di perairan Kuala Balai.

"Korban diketahui pergi memancing di wilayah perairan Kuala Balai. Sekitar pukul 21.00 WIB kondisi cuaca memburuk dan korban kemudian dilaporkan hilang, diduga akibat terseret arus," ujar Ade, Kamis (4/6/2026).

Setelah menerima laporan, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, personel Polsek Teluk Pakedai, serta warga sekitar langsung melakukan pencarian. Penyisiran dilakukan sejak Sabtu (30/5/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga malam hari, namun belum membuahkan hasil.

Pencarian kembali dilanjutkan pada Minggu pagi oleh pihak keluarga dan warga. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika korban ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB.

"Jenazah korban ditemukan tersangkut di jermal terluar pada area muara menuju Laut Cina Selatan. Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian yang sama seperti saat dilaporkan hilang," jelas Ade.

Selanjutnya, Tim SAR Gabungan bersama warga melakukan proses evakuasi. Jenazah korban berhasil dibawa ke rumah duka sekitar pukul 08.10 WIB untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga.

Dari hasil penanganan yang dilakukan, kepolisian memastikan tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Korban diduga meninggal akibat tenggelam setelah menghadapi kondisi cuaca buruk di laut.

"Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan penolakan visum. Mereka meyakini peristiwa ini merupakan kecelakaan laut akibat faktor cuaca," tambahnya.

Polres Kubu Raya turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi, termasuk Basarnas, personel kepolisian, serta masyarakat yang telah bekerja sama hingga korban berhasil ditemukan.

Kepolisian juga mengimbau para nelayan dan pemancing agar selalu memperhatikan kondisi cuaca serta mengutamakan keselamatan sebelum beraktivitas di perairan guna menghindari kejadian serupa. (Humas Polres Kubu Raya) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak