Pemkab Ketapang Perkuat Kualitas Perpustakaan Sekolah Melalui Sosialisasi Akreditasi

Pemerintah Kabupaten Ketapang terus mendorong peningkatan kualitas perpustakaan sekolah sebagai bagian dari upaya membangun budaya literasi dan meningkatkan mutu pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Akreditasi dan Advokasi Perpustakaan Sekolah Tingkat Kabupaten Ketapang Tahun 2026 yang dibuka oleh Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, SH, di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Ketapang itu dihadiri Bunda Literasi Ketapang, kepala sekolah, pengelola perpustakaan, narasumber dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jamhuri Amir menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Ketapang 2025–2030, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing.

Menurutnya, perpustakaan sekolah memiliki peran strategis dalam mendukung proses pembelajaran sekaligus menumbuhkan minat baca di kalangan pelajar. Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung pengembangan perpustakaan yang memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP).

“Kepala sekolah perlu memberikan perhatian terhadap pengelolaan perpustakaan, mulai dari dukungan anggaran, penyediaan fasilitas, hingga peningkatan kapasitas tenaga pengelola. Dengan demikian, proses akreditasi dapat berjalan lebih baik dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para pengelola perpustakaan agar memanfaatkan kegiatan sosialisasi untuk memahami berbagai instrumen dan persyaratan akreditasi sehingga dapat mempersiapkan dokumen serta aspek penilaian secara optimal.

Selain itu, Wakil Bupati berharap Dinas Kearsipan dan Perpustakaan terus melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi bagi sekolah-sekolah yang masih membutuhkan dukungan dalam memenuhi standar akreditasi.

“Perpustakaan yang berkualitas akan menjadi sarana penting dalam mencetak generasi yang cerdas, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Ketapang, Deki Triadi, S.Pd., M.AP, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai prosedur, instrumen, dan manfaat akreditasi perpustakaan sekolah.

Menurutnya, akreditasi menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan kualitas layanan perpustakaan berjalan sesuai standar nasional dan mampu mendukung penguatan budaya literasi di lingkungan pendidikan.

“Kami berharap semakin banyak perpustakaan sekolah di Ketapang yang terakreditasi sehingga mampu memberikan layanan yang lebih baik bagi peserta didik dan tenaga pendidik,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, hadir sebagai narasumber Direktur Standardisasi dan Akreditasi Perpusnas RI, Dra. Made Ayu Wirayati, M.Ikom, serta Pustakawan Ahli Muda Perpusnas RI, Anggun Kusumah Tri Utami, S.IPI, yang memberikan materi terkait mekanisme dan standar akreditasi perpustakaan sekolah.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan Sertifikat Pendaftaran Naskah Kuno dari Perpusnas RI kepada Migdad, S.Th., M.Pd. dan Mahmud Mursalin, S.Pd.I. Sertifikat tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan resmi sekaligus upaya pelestarian warisan budaya dan perlindungan terhadap manuskrip bersejarah.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap perpustakaan sekolah semakin berkembang menjadi pusat literasi yang modern, berkualitas, dan berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan di daerah. (Prokopim Ketapang) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak