Kecamatan Pontianak Timur sukses menorehkan prestasi sebagai juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Tingkat Kota Pontianak setelah mengumpulkan nilai tertinggi, yakni 251 poin. Posisi kedua ditempati Kecamatan Pontianak Barat dengan 239 poin, sementara Kecamatan Pontianak Utara berada di peringkat ketiga dengan perolehan 146 poin.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengingatkan para peserta dan juara agar tidak cepat merasa puas karena masih ada tantangan yang lebih besar, yakni MTQ ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Menurutnya, para peserta terbaik Kota Pontianak harus terus meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
“Masih tersedia waktu untuk memperbaiki kualitas bacaan, suara, penguasaan materi, serta kesiapan mental. Kami berharap kafilah Kota Pontianak mampu tampil maksimal dan meraih hasil terbaik di tingkat provinsi hingga nasional,” ujar Edi saat menutup MTQ ke-34 Tingkat Kota Pontianak di Taman Alun Kapuas, Selasa (23/6/2026) malam.
Ia menegaskan bahwa MTQ bukan hanya ajang perlombaan, melainkan sarana memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, semangat yang dibangun melalui MTQ sejalan dengan upaya mewujudkan Kota Pontianak yang religius, berakhlak, dan bermartabat.
“Nilai-nilai Al-Qur’an harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kejujuran, keadilan, kepedulian sosial hingga menjaga lingkungan. Inilah makna yang lebih besar dari penyelenggaraan MTQ,” tuturnya.
Edi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan berjuang menampilkan kemampuan terbaiknya. Ia mengajak peserta yang belum meraih juara untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan.
“Setiap proses mempelajari, membaca, dan mengamalkan Al-Qur’an merupakan ibadah yang bernilai di sisi Allah SWT,” pesannya.
Ketua Umum Panitia MTQ ke-34 Tingkat Kota Pontianak, Yusnaldi, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan yang berlangsung aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan tersebut, katanya, merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota Pontianak, LPTQ, dewan hakim, panitia, hingga masyarakat.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga MTQ tahun ini berjalan sukses,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Kota Pontianak Amirullah menyampaikan bahwa para peserta terbaik hasil MTQ tingkat kota akan menjalani pembinaan dan persiapan intensif menghadapi MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 1–9 Agustus 2026 di Kabupaten Kayong Utara.
Ia berharap MTQ dapat terus menjadi media syiar Islam, mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus membentuk generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.
“Kami berharap nilai-nilai Al-Qur’an yang dipelajari dan diperlombakan tidak berhenti di arena MTQ, tetapi terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari demi menciptakan masyarakat yang lebih baik,” katanya.
Pada MTQ ke-34 Tingkat Kota Pontianak ini, Kecamatan Pontianak Kota menempati peringkat keempat dengan nilai 133, disusul Kecamatan Pontianak Tenggara di posisi kelima dengan 129 poin, dan Kecamatan Pontianak Selatan di peringkat keenam dengan total nilai 114. (Prokopim/Kominfo)

