Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan dan satu rumah warga terjadi di ruas Jalan Trans Kalimantan KM 33, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, pada Selasa (9/6/2026) pagi.
Peristiwa ini menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di jalur penghubung antarwilayah tersebut, setelah rangkaian tabrakan berawal dari dugaan kelalaian menjaga jarak aman antar kendaraan.
Kasat Lantas Polres Kubu Raya IPTU J. Effendhy Kusuma melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan kecelakaan terjadi dalam dua rangkaian peristiwa yang saling berkaitan.
Fase Pertama: Pick Up Terdorong ke Rumah Warga
Kecelakaan bermula saat sebuah mobil pick up KB 8841 SI yang dikemudikan Angap melaju dari arah Tayan menuju Pontianak. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut mengurangi kecepatan karena hendak berbelok ke kiri.
Namun dari belakang, sebuah truk tangki KB 8420 WB yang dikemudikan Muhammad Budi tidak mampu mengendalikan laju kendaraan dan menabrak bagian belakang pick up tersebut.
Benturan keras membuat pick up terdorong hingga keluar jalur dan menghantam rumah warga milik Jiki yang berada di sisi kiri jalan.
Fase Kedua: Tabrakan Beruntun Picu Efek Domino
Sekitar 20 menit setelah kejadian pertama, kondisi lalu lintas di lokasi mulai tersendat. Sebuah minibus KB 1275 UL yang dikemudikan Zarman datang dari arah luar kota dan mencoba memperlambat laju kendaraan karena melihat kepadatan di depan.
Namun kembali terjadi insiden ketika sebuah truk KB 8706 MZ yang dikemudikan Kahari Dwi Saputra dari belakang tidak mampu mengantisipasi kondisi lalu lintas, hingga menabrak bagian belakang minibus tersebut.
Akibatnya, minibus terdorong masuk ke parit di sisi kiri jalan.
Tidak berhenti di situ, truk tersebut kembali kehilangan kendali, membelok ke arah kanan dan menabrak sepeda motor KB 5002 YX milik Kimju yang sedang terparkir di bahu jalan. Kendaraan tersebut kemudian ikut terperosok ke parit.
Diduga Kelalaian Pengemudi
Dari hasil sementara olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, polisi menduga kuat kecelakaan ini terjadi akibat faktor kelalaian pengemudi, terutama kurangnya antisipasi dan jarak aman antar kendaraan.
Meski melibatkan banyak kendaraan serta menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan sejumlah kendaraan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Seluruh pengemudi maupun warga yang rumahnya terdampak dipastikan selamat,” jelas Aiptu Ade.
Pihak Satlantas Polres Kubu Raya mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya kendaraan angkutan berat di jalur Trans Kalimantan, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan menjaga jarak aman guna mencegah kejadian serupa terulang.
Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Kubu Raya. (Humas Polres Kubu Raya)
