Singkawang Resmi Mulai Hitung Mundur FORPROV II Kalbar 2026

Kota Singkawang resmi memulai hitung mundur pelaksanaan Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Kalimantan Barat Tahun 2026. Momentum tersebut ditandai dengan peluncuran maskot, logo, dan lagu tema (theme song) FORPROV II Kalbar yang digelar di Aula Balairung Kantor Wali Kota Singkawang, Jumat (5/6/2026).

Peluncuran dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat, Sugeng Hariadi, bersama Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat sekaligus Ketua KORMI Kalbar, Harisson, Ketua KORMI Kota Singkawang H. Mubarak Babatin, serta unsur Pemerintah Kota Singkawang.

FORPROV II Kalbar dijadwalkan berlangsung pada 5–12 Juli 2026 di Kota Singkawang dengan melibatkan 22 Induk Organisasi Olahraga Masyarakat (INORGA) yang menampilkan beragam olahraga rekreasi, tradisional, dan budaya.

Ketua KORMI Kalbar, Harisson, menyebut peluncuran identitas FORPROV menjadi simbol kesiapan seluruh pihak dalam menyukseskan ajang olahraga masyarakat terbesar di Kalimantan Barat tersebut.

Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Singkawang dan KORMI Kota Singkawang yang dinilai menunjukkan komitmen kuat dalam mempersiapkan penyelenggaraan FORPROV II.

“Sinergi dan kolaborasi yang terbangun menjadi modal penting untuk menghadirkan FORPROV yang sukses dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Harisson, olahraga masyarakat memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Melalui FORPROV, masyarakat didorong untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Ia juga menegaskan bahwa FORPROV bukan hanya ajang kompetisi, tetapi menjadi ruang pelestarian budaya melalui berbagai permainan rakyat dan olahraga tradisional yang tumbuh di tengah keberagaman masyarakat Kalbar.

“FORPROV menjadi wadah memperkenalkan sekaligus melestarikan olahraga tradisional sebagai bagian dari identitas budaya daerah,” katanya.

Selain aspek kesehatan dan budaya, Harisson menilai FORPROV berpotensi memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Kehadiran ribuan peserta, pendamping, komunitas olahraga, dan wisatawan diyakini akan menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, UMKM, hingga jasa lainnya.

“Event olahraga masyarakat yang dikemas dengan baik akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah dan sektor pariwisata,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Disporapar Kalbar, Sugeng Hariadi, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kalbar terhadap pengembangan olahraga masyarakat melalui KORMI.

Menurutnya, olahraga rekreasi perlu terus didorong agar menjadi budaya sekaligus gaya hidup masyarakat karena berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup dan produktivitas.

“Kalbar membutuhkan masyarakat yang sehat, bugar, dan tangguh. Karena itu, olahraga masyarakat harus terus digalakkan,” ujarnya.

Sugeng juga berharap FORPROV II dapat semakin memperkuat posisi Singkawang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Barat.

“Selain mengikuti kegiatan olahraga, peserta dan tamu juga dapat menikmati destinasi wisata, budaya, dan kuliner khas yang dimiliki Kota Singkawang,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Ketua KORMI Kota Singkawang, H. Mubarak Babatin, menyatakan kesiapan daerahnya menjadi tuan rumah FORPROV II Kalbar 2026.

Ia menegaskan peluncuran logo dan maskot menjadi tanda bahwa seluruh elemen masyarakat Singkawang siap menyambut peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat.

Maskot FORPROV II yang diberi nama Si Bara menggambarkan semangat yang menyala, sportivitas, persahabatan, dan tekad untuk terus hidup sehat melalui olahraga.

“Si Bara diharapkan menjadi simbol semangat kebersamaan dan kegembiraan bagi seluruh peserta maupun masyarakat,” ujarnya.

Mubarak menambahkan, keterlibatan 22 INORGA menunjukkan perkembangan olahraga masyarakat di Kalbar yang semakin positif. Ia juga optimistis FORPROV akan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM, sektor perdagangan, kuliner, perhotelan, dan pariwisata.

Dengan dukungan Pemerintah Provinsi Kalbar, Pemerintah Kota Singkawang, KORMI, serta berbagai pemangku kepentingan, FORPROV II Kalbar 2026 diharapkan menjadi ajang yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup sehat dan aktif, tetapi juga memperkuat persatuan, melestarikan budaya, serta meningkatkan daya tarik pariwisata dan ekonomi daerah. (wnd) (Adpim Prov Kalbar) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak