Pemerintah Kota Pontianak menyambut kedatangan jemaah haji asal Kota Pontianak yang tiba di Embarkasi Batam usai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Suasana haru dan penuh kebahagiaan tampak mewarnai penyambutan para jemaah yang disambut keluarga serta jajaran pemerintah daerah.
Sebanyak 403 jemaah yang tergabung dalam Kloter 15 tiba di Bandara Hang Nadim dan selanjutnya menuju Asrama Haji Batam pada Rabu (17/6/2026). Kedatangan mereka disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan. Sebelumnya, Selasa (16/6/2026), sebanyak 132 jemaah asal Pontianak juga telah tiba dan disambut oleh Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah.
Dalam kesempatan tersebut, Bahasan menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah dalam keadaan sehat dan selamat. Ia berharap seluruh jemaah dapat menjadi haji yang mabrur serta membawa nilai-nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat.
“Alhamdulillah, jemaah yang tiba hari ini dalam kondisi sehat. Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan dapat menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Bahasan juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya sejumlah jemaah selama proses pelaksanaan ibadah haji. Dari total 1.509 jemaah haji asal Pontianak, tercatat satu orang meninggal dunia di Tanah Suci dan dua orang lainnya wafat saat berada di Batam.
“Kami turut berduka cita dan mendoakan agar seluruh amal ibadah para jemaah yang telah wafat diterima Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” katanya.
Ia menjelaskan, proses kepulangan jemaah haji asal Kota Pontianak akan berlangsung secara bertahap hingga Jumat mendatang. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian di debarkasi Batam, para jemaah akan diterbangkan menuju Pontianak untuk berkumpul kembali bersama keluarga.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah memastikan seluruh proses pemulangan berjalan lancar berkat koordinasi berbagai pihak yang terlibat.
“Secara umum seluruh rangkaian kedatangan jemaah berlangsung baik. Beberapa jemaah yang mengalami gangguan kesehatan telah mendapatkan penanganan sesuai prosedur,” ungkapnya.
Amirullah turut mengapresiasi dukungan seluruh petugas, baik dari Pemerintah Kota Pontianak, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, maupun Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang menjadi tuan rumah Embarkasi Batam.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Rombongan Kloter BTH 15, H Muhammad Habibi Sarabiti. Menurutnya, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 semakin tertata dengan sistem pelayanan yang lebih baik dan terintegrasi.
“Sejak keberangkatan hingga kepulangan, pelayanan yang kami rasakan sangat baik. Sistem yang diterapkan membuat seluruh kebutuhan jemaah lebih terdata dan terlayani dengan optimal,” ujarnya.
Ia juga memberikan penghargaan kepada petugas kesehatan yang dinilai sigap dalam mendampingi dan memberikan pelayanan medis kepada para jemaah selama berada di Tanah Suci.
Meski menghadapi cuaca panas ekstrem di Makkah dan Madinah, Habibi menilai seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan lancar. Pengalaman berhaji, menurutnya, memberikan pelajaran penting tentang kebersamaan, kepedulian, dan semangat saling membantu sesama.
“Banyak hikmah yang kami peroleh selama berhaji. Salah satunya adalah pentingnya saling menolong dan peduli terhadap sesama dalam setiap keadaan,” pungkasnya. (Prokopim)

