33 Perwakilan Warga Gunakan Hak Pilih, Kapolsek Kuala Behe Kawal Jalannya Pemilihan PAW Desa Kedama

Proses demokrasi di tingkat desa berlangsung aman dan tertib di Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak. Sebanyak 33 perwakilan masyarakat menyalurkan hak pilih dalam Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antarwaktu (PAW) yang digelar di Aula Kantor Desa Kedama, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan pemilihan tersebut turut mendapat pengamanan dari jajaran Polsek Kuala Behe sebagai bentuk dukungan terhadap terselenggaranya pesta demokrasi desa yang berjalan transparan, tertib, dan kondusif.

Pemilihan PAW Desa Kedama diikuti oleh tiga calon yang bersaing mendapatkan kepercayaan masyarakat. Ketiga kandidat tersebut yakni Habibon nomor urut 1, Frans Yodian, S.Pd. nomor urut 2, serta Anwar Abdul Samad nomor urut 3.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kuala Behe Richy, S.H., Kapolsek Kuala Behe IPTU Handoko Warih, Penjabat Kepala Desa Kedama Syahdan, Ketua BPD Desa Kedama Hendrik, Ketua Panitia Pemilihan PAW Iwan beserta anggota, para calon kepala desa, perwakilan pemilih, personel Polsek Kuala Behe, anggota Koramil 07/AB, serta unsur pemerintah desa.

Dalam pelaksanaan pemilihan, terdapat 34 orang yang tercatat sebagai pemilih dari unsur keterwakilan masyarakat. Namun, sebanyak 33 orang hadir dan menggunakan hak pilihnya, sedangkan satu pemilih tidak dapat hadir karena sedang menjalani proses persalinan di Ngabang.

Panitia menyediakan 37 surat suara dalam proses pemungutan suara. Setelah pencoblosan selesai, penghitungan suara dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh seluruh pihak yang hadir.

Berdasarkan hasil penghitungan, calon nomor urut 3 Anwar Abdul Samad berhasil memperoleh suara terbanyak dengan 19 suara. Kemudian Frans Yodian, S.Pd. mendapatkan 11 suara, sedangkan Habibon memperoleh 3 suara.

Dengan hasil tersebut, Anwar Abdul Samad ditetapkan sebagai calon terpilih dalam Pemilihan Kepala Desa Kedama melalui mekanisme PAW dan akan melanjutkan kepemimpinan Desa Kedama sesuai ketentuan yang berlaku.

Camat Kuala Behe Richy, S.H. menyampaikan bahwa pelaksanaan PAW Desa Kedama merupakan bagian dari proses demokrasi pemerintahan desa yang harus dilaksanakan dengan mengedepankan asas tertib, transparan, dan bertanggung jawab.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan pelaksanaan pemilihan sehingga seluruh tahapan dapat berjalan aman dan lancar.

Sementara itu, Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Kuala Behe IPTU Handoko Warih mengatakan, pihaknya telah melakukan pengamanan sejak awal hingga berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pemilihan.

“Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kami mengimbau seluruh pihak agar tetap menjaga keamanan dan menghormati hasil pemilihan yang telah berlangsung,” ujar IPTU Handoko.

Kapolsek menambahkan, perbedaan pilihan dalam demokrasi merupakan hal yang wajar. Oleh karena itu, seluruh calon maupun masyarakat diharapkan dapat menerima hasil pemilihan dengan sikap dewasa serta tetap menjaga kebersamaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada panitia, pemerintah desa, BPD, para calon, masyarakat, serta seluruh unsur yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap aman selama proses PAW Desa Kedama,” tambahnya.

Dengan selesainya proses pemungutan dan penghitungan suara, Pemilihan Kepala Desa Kedama melalui mekanisme PAW berjalan sukses tanpa kendala berarti. Anwar Abdul Samad dengan perolehan 19 suara selanjutnya akan mengikuti tahapan penetapan sesuai aturan yang berlaku. (Humas Polres Landak) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak