Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar Apel Siaga Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan selama puncak musim kemarau.
Apel dipimpin Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., selaku Inspektur Upacara. Turut hadir Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati H. Sukiryanto, S.Ag., jajaran Forkopimda, Danlanud Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono, Dansat Brimob Polda Kalbar Kombes Pol. Dede Rojudin, Dandim 1207/Pontianak Kolonel Inf. Robbi Firdaus, serta Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika.
Apel tersebut diikuti personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, BMKG, Basarnas, hingga unsur pemerintah desa sebagai bentuk penguatan koordinasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla, khususnya di kawasan gambut yang rawan terbakar.
Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak dan tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja.
"Karhutla bukan tanggung jawab satu lembaga. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta dukungan aktif dari masyarakat agar upaya pencegahan dapat berjalan maksimal," ujarnya.
Ia menjelaskan, Kapolres telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk mengedepankan langkah-langkah preventif melalui patroli terpadu, deteksi dini titik panas (hotspot), serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Selain itu, seluruh personel diminta tetap mengutamakan disiplin dan keselamatan selama menjalankan tugas agar penanganan di lapangan berlangsung cepat, tepat, dan efektif.
Polres Kubu Raya juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para kepala desa, untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla dengan tidak membuka lahan menggunakan api serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.
Dengan kesiapan personel, sarana, dan prasarana yang telah dipastikan, Kabupaten Kubu Raya diharapkan mampu menekan potensi Karhutla sehingga terhindar dari bencana kabut asap serta aktivitas masyarakat dan perekonomian dapat terus berjalan dengan baik. (Humas Polres Kubu Raya)

