Kapolres Ketapang Pastikan Kesiapan Penanganan Karhutla, Cek Posko dan Sumber Air di Matan Hilir Selatan

Menghadapi potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR memastikan kesiapan personel serta sarana pendukung penanggulangan karhutla melalui pengecekan Posko Karhutla di Kecamatan Matan Hilir Selatan, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan pengecekan dilakukan di dua titik, yakni Posko Karhutla Dusun Sirih, Desa Sungai Besar, dan Posko Karhutla Desa Pelang. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Ketapang turut didampingi Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Samapta, Kasat Binmas, serta Kasi Humas Polres Ketapang.

Turut hadir Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ketapang Yunifar P, unsur TNI, personel Brimob, Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD), Masyarakat Peduli Api (MPA), kepala dusun, serta petugas yang tergabung dalam posko siaga karhutla.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres memastikan kesiapan personel yang bertugas sekaligus memeriksa kondisi berbagai perlengkapan pemadaman kebakaran. Kapolres menekankan agar seluruh peralatan selalu dalam kondisi siap digunakan sehingga dapat bergerak cepat apabila terjadi kejadian karhutla.

Selain itu, personel posko juga diberikan arahan terkait penggunaan sarana pemadaman serta langkah awal penanganan ketika ditemukan adanya potensi maupun titik api di wilayah kerja masing-masing.

Usai melakukan pengecekan Posko Karhutla Desa Pelang, Kapolres Ketapang bersama rombongan melanjutkan peninjauan terhadap kondisi kanal air yang berada di wilayah tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan ketersediaan sumber air yang dapat mendukung proses pemadaman apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Kapolres menyampaikan bahwa keberadaan sumber air menjadi salah satu faktor penting dalam upaya penanganan karhutla, sehingga kondisi kanal harus terus dipantau agar dapat dimanfaatkan secara maksimal ketika dibutuhkan.

“Kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi antarinstansi harus terus diperkuat. Pencegahan menjadi langkah utama dalam menghadapi karhutla, sehingga seluruh pihak harus bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan,” ujar AKBP Muhammad Harris.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif mencegah terjadinya karhutla dengan tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama selama kondisi cuaca kering.

Melalui kegiatan pengecekan ini, Polres Ketapang bersama pemerintah daerah, TNI, BPBD, serta unsur terkait menunjukkan komitmen dalam membangun kesiapsiagaan terpadu guna menghadapi ancaman karhutla di Kabupaten Ketapang, khususnya wilayah Kecamatan Matan Hilir Selatan. (Humas Polres Ketapang) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak