Kepolisian Daerah Kalimantan Barat turut ambil bagian dalam Rapat Tindak Lanjut Penyelesaian Permasalahan Keveteranan di Pontianak Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Ulin Room Lantai 2 Hotel Mercure Pontianak, Rabu (9/7). Kehadiran Polda Kalbar menjadi bentuk dukungan Polri dalam memperkuat sinergi antarinstansi guna mempercepat penyelesaian berbagai persoalan terkait administrasi dan pemenuhan hak para veteran.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Kalbar diwakili oleh Paur Subbagrohjashor Bagwatpers Ro SDM Polda Kalbar AKP Sartaya. Rapat ini diikuti oleh berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait, di antaranya perwakilan Pangdam XII/Tanjungpura, Gubernur Kalimantan Barat, Ketua DPD RI Provinsi Kalimantan Barat, Danrem 121/Alambhana Wanawai, Danlantamal, Danlanud, Dandim 1207/Pontianak, Kapolresta Pontianak, Bupati Kubu Raya, serta Wali Kota Pontianak.
Dalam kesempatan tersebut, Kabacadnas Letjen TNI Gabriel Lema menyampaikan pentingnya pemahaman seluruh pihak terhadap aturan terbaru mengenai keveteranan, khususnya Perkasad Nomor 1 Tahun 2026. Regulasi tersebut menjadi pedoman dalam meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi bagi para veteran.
Ia juga menekankan agar jajaran kewilayahan terus melakukan pendataan secara cermat, verifikasi dokumen secara langsung di lapangan, serta memastikan proses administrasi berjalan tepat dan tidak menghambat pemenuhan hak veteran.
Selain aspek administrasi, pengelolaan dokumen veteran juga harus dilakukan dengan penuh ketelitian dan penghormatan. Hal tersebut merupakan bentuk apresiasi negara terhadap jasa para veteran yang telah memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keikutsertaan Polda Kalbar dalam rapat tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung koordinasi lintas sektor untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para veteran.
“Penghormatan kepada para veteran merupakan bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian para pejuang bangsa yang telah berkontribusi bagi keutuhan NKRI,” ujar Bambang.
Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan seluruh instansi terkait memiliki kesamaan langkah dalam menyelesaikan berbagai persoalan keveteranan di Kalimantan Barat. Dengan sinergi yang semakin kuat, pelayanan dan kepastian administrasi bagi para veteran dapat terus ditingkatkan sebagai wujud penghormatan negara terhadap para pahlawan bangsa. (Humas Polda Kalbar)
