Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Personel Polsek Nanga Pinoh bersama KPH Melawi dan Daops Manggala Agni Kalimantan XI/Sintang melakukan patroli serta pengecekan langsung (ground check) terhadap titik panas (hotspot) di Desa Kelakik, Kecamatan Nanga Pinoh, Senin (27/7/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas informasi adanya deteksi hotspot yang terpantau melalui satelit NASA. Dengan mengedepankan sinergitas antarinstansi, tim gabungan bergerak cepat untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.
Sebelum menuju lokasi, personel gabungan melaksanakan apel konsolidasi di Mapolsek Nanga Pinoh. Selanjutnya, tim berangkat dengan membawa perlengkapan pendukung untuk melakukan pemeriksaan terhadap titik koordinat yang terindikasi memiliki potensi kebakaran.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengecekan secara menyeluruh guna memastikan keberadaan api, sisa bara, maupun potensi lain yang dapat memicu terjadinya kebakaran lanjutan. Dari hasil pemeriksaan tersebut, langkah penanganan dapat segera dilakukan apabila ditemukan adanya potensi Karhutla.
Kegiatan ground check ini menjadi bentuk kesiapsiagaan Polres Melawi bersama jajaran Polsek dan instansi terkait dalam mencegah serta menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Respons cepat terhadap setiap informasi hotspot diharapkan dapat mencegah meluasnya kebakaran dan menjaga kondisi lingkungan tetap aman.
Polres Melawi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembukaan lahan melalui cara membakar. Apabila menemukan adanya titik api atau indikasi Karhutla, masyarakat diimbau segera melaporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani dengan cepat.
Kolaborasi antara aparat keamanan, instansi terkait, pemerintah desa, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan wilayah yang aman serta terbebas dari ancaman Karhutla. (Humas Polres Melawi)
