Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., menyerahkan secara simbolis bantuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1 miliar kepada Paroki Santa Sesilia Keuskupan Agung Pontianak, Selasa (14/7/2026).
Bantuan tersebut dialokasikan untuk pembangunan Aula St. Leonardus dari Porto Mauritio yang akan difungsikan sebagai pusat kegiatan umat, pembinaan kerohanian, pendidikan, serta berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Krisantus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam mendukung pembangunan sarana keagamaan sebagai bagian dari upaya memperkuat kerukunan, toleransi, dan persatuan di tengah masyarakat.
“Pemerintah Provinsi berkomitmen mendukung pembangunan sarana ibadah dan kegiatan keagamaan di Kalimantan Barat, karena ini merupakan bagian dari upaya menjaga kerukunan, toleransi, dan memperkuat persatuan masyarakat. Kami berharap aula ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh umat untuk kegiatan pastoral, pendidikan, serta kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya umat Paroki Santa Sesilia,” ujar Krisantus.
Ia turut mengapresiasi peran Paroki Santa Sesilia yang tidak hanya membina kehidupan rohani umat, tetapi juga aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga keagamaan menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan Kalimantan Barat yang harmonis, damai, dan sejahtera.
Krisantus mengungkapkan, pada Tahun Anggaran 2026 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga telah menyalurkan bantuan dengan nilai yang sama kepada sejumlah paroki, di antaranya Wisata Rohani Bukit Kelam, Paroki Pemangkat, dan Paroki Singkawang. Bantuan tersebut merupakan wujud pemerataan dukungan pemerintah terhadap pembangunan fasilitas keagamaan di berbagai daerah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perhatian pemerintah diberikan kepada seluruh umat beragama tanpa membedakan latar belakang maupun keyakinan.
“Tentu pemerintah, dalam hal ini saya sebagai Wakil Gubernur, tidak menutup mata terhadap pembangunan kerohanian dan pembangunan di bidang keagamaan. Bahkan di pesantren-pesantren juga saya bantu. Sebagai pemimpin, saya harus menjadi pemimpin bagi seluruh umat, seluruh kelompok, dan seluruh masyarakat. Karena itu saya harus berlaku seadil-adilnya,” tegasnya.
Melalui bantuan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap pembangunan Aula St. Leonardus dari Porto Mauritio dapat segera terwujud dan memberikan manfaat yang luas sebagai sarana pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai kebersamaan, serta pusat kegiatan sosial bagi umat dan masyarakat sekitar. (irf) (Adpim Prov Kalbar)

