Yon Parako 466 Pasgat Bersama Tim Gabungan Berjibaku Jinakkan Karhutla di Kubu Raya

Prajurit Batalyon Komando (Yonko) 466 Pasgat turut ambil bagian dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Dusun Sidomulyo (Objek Darat), Kelurahan Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (25/7/2026). 

Di lokasi kejadian, personel Yon Parako 466 Pasgat bergabung dengan tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BNPB Provinsi Kalimantan Barat, Babinsa, personel Yon TP 882/HB, serta Polsek Sungai Raya. Seluruh unsur bekerja sama memadamkan api yang membakar vegetasi kering agar tidak semakin meluas.

Meski kobaran api mulai dapat dikendalikan, kepulan asap putih masih terlihat membumbung dari area kebakaran. Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya titik-titik api yang memerlukan proses pemadaman dan pendinginan secara menyeluruh.

Dalam pelaksanaannya, prajurit Yon Parako 466 Pasgat bekerja secara terkoordinasi. Sebagian personel mengoperasikan nosel untuk menyemprotkan air langsung ke titik api di tengah semak belukar, sementara personel lainnya bertugas menarik selang dan memastikan aliran air tetap lancar hingga ke lokasi pemadaman. Di sisi lain, sejumlah petugas melakukan pemantauan serta koordinasi di sekitar kendaraan pemadam guna menjamin pasokan air dan efektivitas strategi penanganan di lapangan.

Komandan Tim, Letda Pas Dhevan Harvi Saputra, S.Tr. (Han), menegaskan bahwa seluruh personel akan terus berupaya maksimal hingga api benar-benar padam.

"Kami bersama seluruh unsur yang terlibat terus berupaya maksimal melakukan pemadaman dan pendinginan. Fokus utama kami adalah memastikan api benar-benar padam, mencegah munculnya titik api baru, serta melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kabut asap," ujarnya.

Hingga saat ini, tim gabungan masih melaksanakan penyisiran dan pemantauan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Kehadiran prajurit Yon Parako 466 Pasgat diharapkan mampu mempercepat pengendalian karhutla sekaligus meminimalkan dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat dan lingkungan. (Pen Yon Parako 466 Pasgat) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak