Antisipasi karhutla di kawasan Danau Sentarum, TNI-Polri dan masyarakat tingkatkan patroli rutin

Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di wilayah rawan, khususnya kawasan sekitar Danau Sentarum. Koramil 03/Batang Lupar bersama jajaran Kepolisian dan masyarakat secara rutin melaksanakan patroli sebagai langkah antisipasi terhadap potensi terjadinya kebakaran.

Kegiatan patroli dilakukan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan munculnya titik api sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya karhutla.

Dalam kegiatan tersebut, Danramil 03/Batang Lupar bersama personel Babinsa menyambangi sejumlah lokasi yang dinilai rawan. Petugas bersama anggota Polsek dan masyarakat melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan, kawasan hutan, serta aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak meninggalkan sumber api, sekecil apa pun, terutama di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum yang memiliki wilayah gambut dan rentan terhadap kebakaran.

Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan adanya asap, titik api, maupun indikasi lain yang dapat mengarah pada terjadinya karhutla.

Dandim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro, S.I.Pem., M.I.P., M.Han., menegaskan bahwa patroli merupakan bentuk sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam mencegah karhutla sejak dini.

“Patroli ini merupakan upaya bersama untuk mencegah terjadinya karhutla. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kondisi cuaca kemarau yang sangat ekstrem dapat menyebabkan api dengan cepat meluas dan sulit dikendalikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi seluruh pihak sangat diperlukan untuk menjaga kawasan Danau Sentarum yang memiliki ekosistem penting dan harus terus dilestarikan.

“Dengan adanya kerja sama antara TNI, Polri dan masyarakat, kami berharap potensi karhutla dapat dicegah sedini mungkin. Kepedulian masyarakat sangat penting agar wilayah Batang Lupar tetap aman dari kebakaran hutan dan lahan serta dampak asap yang dapat mengganggu kesehatan maupun aktivitas warga,” tambahnya.

Patroli dan pemantauan akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla. Melalui kerja sama dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, diharapkan kawasan Danau Sentarum dan wilayah Batang Lupar tetap aman serta terhindar dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. (Pendim 1206/Psb) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak