Di tengah teriknya cuaca, kepulan asap, serta panasnya api yang membakar lahan, rasa lelah tak dapat dihindari oleh para personel Satgas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Namun, semangat untuk menjalankan tugas dan memberikan pengabdian kepada masyarakat membuat mereka tetap bertahan di lapangan.
Momen tersebut terlihat dalam tangkapan layar saat proses pemadaman Karhutla di Jalan Sirtu, Desa Tanjung Niaga, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Sabtu (29/8/2026) siang.
Di sela-sela tugas, para personel mengatur waktu untuk beristirahat secara bergantian. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk sekadar makan, duduk sejenak, dan memulihkan tenaga sebelum kembali melanjutkan proses pemadaman.
“Tim mengatur waktu istirahat secara bergantian dengan tim lainnya. Walaupun hanya untuk makan siang dan duduk sejenak melepas penat, hal itu penting agar kondisi personel tetap terjaga,” ujar Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K.
Dalam penanganan Karhutla, kesehatan dan keselamatan personel menjadi salah satu prioritas utama. Pengaturan fisik, waktu istirahat, hingga strategi pengelolaan kekuatan personel di lapangan dilakukan secara optimal agar upaya pemadaman dapat berjalan efektif.
“Seluruh tim telah bekerja keras siang dan malam dalam upaya pemadaman dengan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Namun, semua itu bukan menjadi halangan yang berarti karena dilandasi tekad dan semangat pengabdian,” terang Kapolres Melawi.
Kapolres Melawi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berperan dalam penanganan Karhutla. Menurutnya, upaya mencegah dan menanggulangi kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab Satgas, tetapi membutuhkan kepedulian dan dukungan semua pihak.
“Satgas akan terus melakukan upaya pemadaman dan memastikan setiap titik api dapat dikuasai serta dipadamkan sepenuhnya. Terima kasih dan tetap semangat kepada seluruh Satgas Penanganan Karhutla. Setiap lelah dalam menjalankan tugas dan pengabdian, semoga menjadi amal ibadah,” pungkas AKBP Kahfi. (Humas Polres Melawi)
