Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat sekaligus Ketua Umum Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Erlina Norsan, mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk membiasakan anak-anak mengonsumsi ikan sebagai bagian dari pola makan sehat dan bergizi.
Ajakan tersebut disampaikan Ny. Erlina saat melaksanakan kunjungan kerja dalam kegiatan Bunda PAUD dan Forikan bersama Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Donata Krisantus, di Aula Kantor Bupati Landak, Jumat (28/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Erlina yang juga merupakan Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Barat menegaskan bahwa kunjungan ke Kabupaten Landak tidak hanya menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga momentum untuk melihat secara langsung tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat komitmen dalam menghadirkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas dan holistik integratif.
“Kehadiran kami di Kabupaten Landak hari ini bukan sekadar untuk melakukan kunjungan, tetapi untuk melihat secara langsung tumbuh kembang anak-anak kita, sekaligus menguatkan komitmen bersama dalam mewujudkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini yang berkualitas dan holistik integratif,” ungkapnya.
Ny. Erlina juga mengajak anak-anak untuk mulai menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.
Menurutnya, kebiasaan positif harus dibentuk sejak usia dini melalui keteladanan dari lingkungan sekitar, terutama keluarga dan sekolah.
“Kebiasaan-kebiasaan baik tersebut harus kita tanamkan sejak dini melalui contoh dan keteladanan dari lingkungan terdekat anak, terutama keluarga dan sekolah,” ujarnya.
Sebagai Ketua Umum Forikan Provinsi Kalimantan Barat, Erlina turut mendorong gerakan Gemarikan dengan mengajak anak-anak di Kabupaten Landak mengenal dan menjadikan ikan sebagai bagian dari menu makanan sehari-hari.
Ia menjelaskan, ikan memiliki kandungan protein dan berbagai nutrisi yang baik untuk mendukung pertumbuhan fisik serta perkembangan kecerdasan anak.
“Mari kita biasakan anak-anak kita untuk makan makanan yang sehat, bergizi, dan salah satunya adalah ikan. Tetaplah menjadi anak-anak yang ceria, sehat, rajin belajar, sayang kepada orang tua dan guru, serta terus melakukan kebiasaan-kebiasaan baik setiap hari,” pesannya.
Kepada Bunda PAUD, para pendidik, tenaga kependidikan, dan orang tua, Erlina juga mengajak untuk terus memperkuat sinergi dalam memberikan layanan terbaik bagi anak-anak di Kabupaten Landak.
Ia menekankan bahwa setiap anak memiliki keistimewaan dan potensi masing-masing sehingga perlu mendapatkan dukungan yang tepat agar dapat tumbuh menjadi generasi Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan bahagia.
Selain membiasakan konsumsi ikan, Erlina juga mengingatkan pentingnya penerapan pola konsumsi B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) dalam kehidupan sehari-hari. Pola tersebut merupakan penyempurnaan dari konsep 4 Sehat 5 Sempurna.
Penerapan pola konsumsi B2SA dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh sekaligus membantu menekan risiko berbagai persoalan kesehatan, seperti kekurangan gizi, stunting, obesitas, diabetes, gangguan ginjal, hingga penyakit jantung.
“Pentingnya pola konsumsi B2SA karena tubuh kita memerlukan berbagai jenis zat gizi atau nutrisi yang tidak dapat dipenuhi hanya dari satu jenis makanan. Tubuh membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi, protein untuk pertumbuhan dan perkembangan, serta sayur dan buah sebagai sumber vitamin dan mineral,” pungkasnya. (irf) (Adpim Prov Kalbar)

